pasca senam foto bersama Kepala Dinas pendidikan yang juga menghadiri car free day peserta didik gugus I Prajuritkulon-an
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Kegiatan Car Free Day atau kawasan bebas asap kendaraan bermotor adalah salah satu kegiatan yang masuk pada tatanan 1 indikator Kota Sehat, yaitu kawasan Permukiman,Sarana dan Prasarana Sehat. Di Kota Mojokerto Program Car Free Day ada sejak tahun 2011 lalu dan sudah ditetapkan dalam surat keputusan Walikota.
Semula car free day berada di kawasan Benteng Pancasila, meningkatnyanya masyarakat yang berolah raga menarik perhatian pedagang kaki lima ikut berjualan juga. Sehingga tujuan car free day , semula untuk berolahraga di kawasan yang bebas asap kendaraan ternyata penuh dengan PKL. Sebab di kawasan Benteng Pancasila termasuk kawasan wisata PKL dari relokasi PKL aloon-aloon saat itu.
FKS , FKKS dan Pokja usai senam di Aloon-aloon Kota Mojokerto-an
Tahun 2019 ini, Kapolres Mojokerto Kota melaunching Car Free Day yang ada di Aloon-aloon Kota Mojokerto. Dipilihnya aloon-aloon sebagai kawasan bebas asap kendaraan sangatlah tepat, terbukti setiap minggu pagi banyak masyarakat kita yang berolahraga, tak terkecuali Forum Kota Mojokerto Sehat (FKS). Giat minggu pagi 1/9/2019 bergabung dengan komunitas senam”OKE” mengikuti senam bersama anggota FKKS Kecamatan dan pokja Kelurahan se-Kota Mojokerto.
Riani, SH,M.Si ketua FKS menyampaikan, FKS sangat mendukung Car Free Day di Aloon-aloon Kota Mojokerto. Seperti halnya senam pagi yang digagas oleh komunita senam “OKE” sangat bagus, karena mengajak masyarakat berolahraga secara mandiri dan rutin. “ dengan berolahraga rutin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat” katanya. Car Free Day juga merupakan kegiatan Germas yag didalamnya melakukan aktifitas fisik.
suasana Car Free Day minggu pagi di aloon-aloon Kota Mojokerto-an
Selain senam,FKS juga mengamati warga yang olah raga lari menglilingi aloon-aloon dari arah barat (kiri) kekanan. Seharusnya akan lebih baik lagi dari arah timur (kanan) kebarat (kiri). Mengapa demikian, menurut para ahli kesehatan, karena letak jantung kita berada di sebelah kiri. Peredaran darah lebih banyak didistribusikan ke bagian tubuh sebelah kanan. Hal itu menyebabkan tubuh bagian kanan lebih dominan dibanding dengan tubuh bagian kiri.
Untuk ini FKS berharap, di Aloon-aloon ada pengeras suara dari operator untuk menyampaikan pesan-pesan terhadap masyarakat termasuk tata tertib berada di aloon-aloon.(an)