Kepsek Balongsari I Wiwik Misnawati, S.Pd (kostum hijau) saat jalan santai bersama-an
MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Beragam acara digelar oleh SDN Balongsari I dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 tahun 2019. Perlombaan sederhana namun mengena yang diikuti oleh peserta didik seperti getelan, mindah ban sejenis permainan yang membutuhkan kekompakan dan kebersamaan.
Wiwik Misnawati, S.Pd Kepala SDN Balongsari I Kota Mojokerto saat dikonfirmasi menuturkan, selain lomba sejenis pemainan anak-anak dengan nuasa gembira, pihak sekolah yang dikomandani guru-guru menggelar perlombaan yang bertujuan mencari bakat. misalanya Dance, menyanyi, baca puisi. Dari hasil perlombaab mencari bakat tersebut akan diketahui anak-anak yang memiliki bakat dan minat mereka. “sehingga kedepan akan lebih mudah untuk melakukan pembinaan terhadap mereka yang meiliki potensi diri anak tersebut agar bisa lebih dikembangkan” kata Kepala Sekolah ini. Ternyata anak-anak sangat antusias mengikuti lomba tersebut, sampai-sampai panitia harus menambah hadiah dari kocek pribadi, katanya.
Sri Admini,S.Pd (kanan) Kepala SDN Balongsari 2 bersama komite dan guru -an
Sebagai puncak acara telah digelar jalan santai keliling kampong berangkat dari Jl. Benteng Pancasila sampai dengan gang Wiryo Belakang Pasar Burung terus Balongcok Gg. Sawah menuju Balongsari Gg. 7 hingga tembus Jl. Gajah Mada belok kiri hingga kembali ke Sekolah. Untuk jalan santai kali ini kata Wiwik panggilan akrabnya, diikuti oleh 4 lembaga SD yang satu komplek yaitu SDN Balongsari, 1,2,7 dan 8. Suasana keakraban dan kegembiraan tercipta saat bersama-sama sambil menunggu ratusan hadiah yang diundi.
Kepala sekolah bersama para guru saat persiapan jalan santai-an
Setelah jalan santai ini masih kata Wiwik, tanggal 17 Agustus 2019 anak-anak satu komplek mengikuti upacara sebelum para guru dan Kepala Sekolah mengikuti upacara detik-detik di GOR A.Yani Kota Mojokerto. “Memang sekolah tidak dapat surat edaran harus mengadakan upacara di sekolah, namun lepas dari itu pihak sekolah ingin mengajak seluruh peserta didik, dapat mengenang perjuanagn para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan ini.” Melalui upacara diharapkan akan tumbuh cinta diri terhadap negeri ini, bangkit jiwa nasionalisme sejak dini. Sehingga kelak usia dewasa mereka tetap teguh bahwa NKRI harga mati. Pungkas Wiwik. (an)