Petir Pudjantoro (tengah baju hitam) dan sebalah kiri Mochamad Imron saat acara pembukaan-an
MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ditingkat Kelurahan semakin banyak. Terlebih lagi setiap Kelurahan harus mengelola Alokasi Dana Kelurahan (ADK), sehingga diperlukan sumber daya manusia yang mumpuni. Untuk mencapai maksud tersebut Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Mojokerto menggelar pelatihan penguatan Kelembagaan bagi anggota LPM se-Kota Mojokerto, pada rabu 14/8/2019.
Pelatihan yang berlangsung di Pendopo Graha Praja Wjaya menghadirkan Petir Pujantoro Narasumber dari Universitas Negeri Malang . Dalam paparannya Petir, panggilan akrab Narasumber ini menyampaikan bahwa, LPM sebagai lembaga yang berkedudukan di Kelurahan diharapkan sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat yang pada akhirnya bisa mandiri dan berdaulat. Mengingat peran LPM masih kata Petir, mempunyai tugas menyusun rencana pembangunan partisipatif. Menggerakkan dan mengkoordinasikan swadaya gotong royong. Melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dan mendinamisasi masyarakat dalam rangka pemberdayaan.
Lebih lanjut Petir menambahkan, LPM Kelurahan juga mempunyai fungsi penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat. Penanaman dan pemupukan rasa persatuan dan kesatuan. Kualitas pelayanan Napza. Pemberdayaan keluarga. Serta berfungsi sebagai media komunikasi informasi kelurahan kepada masyarakat. “Oleh karena itu, LPMK harus siap menghadapi segala perubahan situasi dan kondisi pada jamannya.” Katanya.
LPMK diharapkan mampu menelorkan ide-ide kreatif dan inovasi-inovasi sesuai bidangnya. Prioritas Program Kelurahan misalnya, Pendidikan, Kesehatan, Penanggulangan Kemiskinan, Katahanan Pangan, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Prima, Pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif, Pelestarian budaya pariwisata, Pemberdayaan pemuda dan keluarga, Keamanan dan Ketertiban, Keaktivitan dan inovasi teknologi, Sanitasi Lingkungan, Pelestarian lingkungan hidup dan penguatan lembaga kemasyarakatan.
Sementara itu Mochamad Imron, S.Sos, MM Kepala Dinas P3AKB Kota Mojokerto saat memberikan sambutan menegaskan bahwa, peran LPM Kelurahan di Kota Mojokerto semakin diperhitungkan. Mengingat dua tahun ini sudah dipercaya untuk mengelola program Dana RW dan tahun ini Alokasi Dana Kelurahan. Untuk itu pelatihan kali ini sangat penting untuk memberi bekal kepada LPM yang ada. “Tidak perlu takut melaksanakan program yang ada, yang penting semua itu dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada” pesan Imron.(an)