MOJOKERKERTO - (GEMA MEDIA) - SMPN 4 Kota Mojokerto menggelar pertunjukan dan pamerkan kreasi kerajinan siswa di halaman Sekolahan Jalan Lombok No.11, Kelurahan Kranggan, Kec. Kranggan, Kota Mojokerto. Kamis, (15/8/2019).
Pameran yang digelar bertujuan untuk menambah semangat juga kreatifitas siswa, berbagai jenis pameran hasil dari siswa di tampilkan dalam stand-stand bazar diantaranya, kerajinan tangan, makanan, minuman, juga pertunjukan kesenian dari siswa, ungkap Drs. Muhaimin, M.M selaku Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Mojokerto.
Arahan Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Suharsi
"Kami menjaring prestasi-prestasi siswa yang berpotensi baik di bidang kreatifitas, akademik, dan kewirausahaan. Biar anak-anak ini mempunyai wadah dan terhindar dari pergaulan negatif seperti, narkoba, miras, juga tindak pidana kriminal lainnya," jelasnya.
Muhaimin menambahkan , kegiatan ini bekerja sama dengan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Unesa, dan PIK siswa sendiri. Kegiatan ini bertema "Keagungan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Dalam Nasionalisme," jadi siswa itu bisa mengerti mengerti sejarah dan kebudayaan, apalagi sekarang bulan Agustus, kita memperingati hari kemerdekaan.
"Biar rasa nasionalisme siswa lebih bertambah dan lebih banyak mengerti tentang kebudayaan," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama AKBP Suharsi selaku Kepala BNN Kota Mojokerto menjelaskan, bahaya narkoba kepada siswa, jenis narkoba dan penyebaran narkoba yang sangat marak Dikota Mojokerto.
Siswa menggunakan atribut BNN tolak Narkoba
"Pengenalan bahaya narkoba harus dilakukan sejak dini, karena anak-anak seumuran mereka ini rentan terjerumus menggunakan narkoba," paparnya.
Narkotika dan obat-obat terlarang atau narkoba ini sangat berbahaya sehingga kita harus melindungi anak-anak kita, karena merekalah adalah the next leader atau calon pemimpin masa depan. Darurat narkoba bukanlah slogan semata, karena fakta menunjukkan narkoba juga sudah menyasar semua kalangan masyarakat.
"Saat ini tidak ada lagi segmen masyarakat yang bebas dari narkoba, mulai dari aparat keamanan, birokrat hingga pelajar sekolah. Berkaitan dengan itu maka dinilai penting untuk mensialisasikan bahaya narkoba itu kepada anak-anak usia sekolah agar tidak terjerumus pada narkoba," pungkasnya. (Jen/yuk).