ALAT PEREBAH SAPI INOVASI TAKMIR MASJID SITI AISIYAH PERUMAHAN SUROMULANG TIMUR

gambar utama
Proses penyembelian menggunakan Alat perebah sapi ini merupakan hasil inovasi Majelis Takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kecamatan Prajurit Kulon
MOJOKERTO -  (GEMA-MEDIA) :  Kepala Dinas DKP2, Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi, melalui Drs. Supriyanto, Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan mengungkapkan bahwa Majelis Takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kecamatan Prajurit Kulon dalam proses penyembelian hewan kurban, Minggu (11/8/2019) menggunakan alat khusus perebah inovasi hasil dari kesepakatan Takmir Masjid. Alat perebah sapi ini merupakan hasil inovasi Majelis Takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kecamatan Prajurit Kulon secara mandiri setelah melihat tayangan video di Youtube. "Sebelumnya belum pernah menggunakan alat ini, ini baru tahun pertama pembuatan alat ini dibuat. Kata Supriyanto.

Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal zakharia ketika melihat alat perebah inovasi dari takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kec. Pralon.


Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal zakharia, menyampaikan apresiasi  terhadap  alat perebah sapi ini karena satu-satunya alat yang ada di Kota Mojokerto. "Dulu kita melihat untuk menjatuhkan sapi seperti tidak memanusiakan hewan, ada yang diikat dan diinjak sampai sapi kesakitan." Untuk itu, Wakil Walikota Mojokerto sangat mengapreasiasi pada Majelis Takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kecamatan Prajurit Kulon yang telah berhasil membuat alat tersebut untuk bisa mempermudah penyembelihan dan yang terpenting alat sudah sesuai dengan syariat islam.

Oleh karenanya Wakil Walikota berharap Majelis Takmir Masjid lainnya yang ada di Kota Mojokerto bisa mencontoh alat perebah sapi hasil  inovasi Majelis Takmir Masjid Siti Aisyah Perumahan Suromulang Timur Kecamatan Prajurit Kulon karena alat ini untuk mempermudah proses penyembelian, posisi sapi yang sudah rebah tanpa harus dipegang banyak orang, cukup 6 (enam) orang saja dan dioperasikan secara manual sapi akan roboh  menghadap kiblat dengan sendirinya dan siap disembelih kemudian digeser melalui lubang khusus. Jadi proses penyembelian  berlangsung lebih cepat.(yuk).

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: