MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Luky Ernawati Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari Kelurahan Mentikan berhasil meraih juara kedua mewakili Kota Mojokerto dalam lomba pilar-pilar social berprestasi tingkat Jawa Timur tahun 2019. Dalam lomba kali ini penilaian PSM Kota Mojokerto mengangkat kegiatan sebagai pendamping Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) alias para janda yang atau perempuan yang berperan sebagai penopang ekonomi keluarga. dalam hal ini Luky melakukan pendampingan program Jalin Matra Provinsi Jawa Timur. Sehingga saat kunjungan lapangan mengambil Testimoni dari salah satu anggota yaitu lilik penjual Mamin yang berada di Jl. Prapanca Cakarayam dan Sri Asmarini sidomulyo gang 8 yang mempunyai usaha menjahit.
saat penilaian lapangan dan testimoni-an
Penilaian lapang saat itu tim juri dari Provinsi juga melakukan kunjungan langsung dan berdialog dengan warga tersebut. Sebelum kunjungan lapangan kata Luky, tim telah melakukan seleksi administrasi dan profile PSM. Tahapan penilaian administrasi yang dilaksanakan bulan juli lalu, PSM Kota Mojokerto mendapat nilai terbaik pertama. Selanjutnya setelah kunjungan lapangan, Kota Mojokerto berhasil meraih juara II setelah juara I Abdul Rochman dari Kota Surabaya dan juara III diraih oleh Irhal dari Kabupaten Sumenep. Berdasarkan surat dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Nomor : 460/2389/107.3.06/2019 tanggal 31 Juli 2019.
Lebih lanjut Luky menjelaskan, PSM adalah pekerja sosial masyarakat yang merupakan mitra kerja Dinas Sosial. Tugas PSM terkait dengan kegiatan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Diantatanya,anak bayi terlantar,disabilitas,masyarakat miskin dan lainnya.
Testimoni ke rumah Lilik penjual mamin-an
Dra. Salbiah, M.Si Sekretaris Dinas Sosial Kota Mojokerto saat dikonfirmasi,memberikan apresiasi atas prestasi PSM Kota Mojokerto mampu bekompetisi dengan PSM tingkat Jawa Timur. Selaku instansi Pembina Dinsos menyampaikan terima kasih atas kinerja yang sangat baik bagi Luky Ernawati yang berhasil mewakili Kota Mojokerto untuk bertanding ditingkat Jawa Timur.
Kedepan Salbiah berharap agar ada kaderisasi PSM untuk meneruskan perjuangan PSM yang sudah ada. “kader PSM yang ada di Kota Mojokerto sekitar 50 orang saat ini usianya sudah senior, diharapkan yang muda-muda bisa meneruskan biar berkelanjutan” katanya. (an)