DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN GELAR BIMTEK PENYELENGGARAAN PEMOTONGAN HEWAN QURBAN

gambar utama
Pembukaan acara Bimbingan teknis penyelenggaraan pemotongan hewan kurban
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Menyongsong hari raya Idul Adha masyarakat rutin melakukan kegiatan pemotongan hewan qurban. Agar sesuai dengan ketentuan syareat Islam dan syarat higienesnya yang terkait dengan kebersihan daging maka   Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto   menggelar acara Bimbingan teknis penyelenggaraan pemotongan hewan kurban  selama 2 (dua) hari Selasa,  tanggal 16 Juli sampai dengan Rabu,  tanggal 17 Juli 2019  , bertempat di Ruang pertemuan DKPP Kota Mojokerto.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, membuka Bimtek


Drs. Supriyanto, Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan selaku Ketua penyelenggara Bimtek melaporkan bahwa kegiatan Bimbingan teknis penyelenggaraan pemotongan hewan kurban  diikuti 40 orang Takmir Masjid/Mushola di Kota Mojokerto. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai tata cara pemotongan hewan kurban yang baik , yaitu memahami kesrawan (kesejahteraan hewan),memahami ketentuan syareat agama serta memahami bagaimana penanganan hewan kurban agar menghasilkan daging yang sehat dan aman dikonsumsi. Ungkap Supriyanto.

Supriyanto menambahkan bahwa selain Bimtek yang dilaksanakan pada hari ini, menjelang pelaksanaan hari raya Idul Adha,  DKPP juga akan melaksanakan pemeriksaan hewan kurban pada hari H bersama tenaga dokter hewan dari Universitas Brawijaya dibeberapa titik yakni 2 Masjid per Kelurahan. Hal tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kota Mojokerto berlangsung dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.Harapnya.

Drs. Supriyanto, Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan selaku Ketua penyelenggara Bimtek melaporkan kegiatan


Acara dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa saat menjelang hari raya Idul Adha masyarakat akan melaksanakan perdagangan ternak , pembelian ternak dan dilanjutkan pemotongan hewan qurban. Agar pemotongan hewan kurban dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan syareat islam, secara aman, sehat, utuh, dan higienes. ‘Maka saya menyambut baik Bimtek ini dan masyarakat harus dibekali ilmu bagaimana memilih hewan kurban, bagaimana memperlakukan hewan kurban dengan benar, serta bagaimana menangani hewan kurban setelah disembelih hingga dagingnya dibagikan.

Pada tahun 2018 DKPP bersama Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya, telah melakukan monitoring pemotongan hewan kurban di 40 Masjid/Mushola di Kota Mojokerto. Dari hasil monitoring tersebut masih ditemukan masjid/mushola yang kurang baik cara pemotongannya serta penaganan dagingnya.

Drs. H. Moh. Zaeni Noer, SH. M.Ag, Kepala Kemenag Kota Mojokerto menyajikan materi


Oleh karenanya R. Happy berharap kepada peserta bimtek kegiatan ini dapat menambah bekal ilmu kepada peserta agar dalam menyelenggarakan kegiatan pemotongan hewan kurban tahun ini menjadi lebih baik. Daging kurban yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat serta pastinya halal.

Happy juga berpesan agar masyarakat yang melaksanakan sendiri pemotongan hewan dihimbau untuk tidak membuang limbah hasil pemotongan disungai-sungai. Karena akan mencemari sungai-sungai disekitar pemukiman. Jadi lebih baik limbah hasil pemotongan dikuburkan. Harapnya.

peserta bimtek


Bimtek yang berlangsung 2 hari tersebut DKPP menghadirkan 2 narasumber yaitu Drs. H. Moh. Zaeni Noer, SH. M.Ag, Kepala Kemenag Kota Mojokerto menyajikan materi penyembelian hewan kurban dan aqiqoh. Sedangkan Drh,.Chahirunnisak, M.Si, dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jawa Timur menjelaskan tentang pemilihan hewan kurban yang sehat bebas penyakit dan sesuai syarat.(yuk).

 

 

 

 

 

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: