Foto bersama Sekretaris Diskoumnaker dan para pejabat dilingkungan Diskoumnaker bersama peserta pelatihan
DISKOUMNAKER GELAR PELATIHAN TATA KECANTIKAN RAMBUT, PESERTA DIHARAPKAN DAPAT MEMBUKA WIRA USAHA MANDIRI
MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) : Sebagai upaya memberikan bekal serta kemampuan tenaga kerja dalam peningkatan maupun pengembangan kopentensi serta untuk mengatasi tantangan besar yang kita hadapi saat ini adalah masih tingginya jumlah pengangguran dan rendahnya SDM, persaingan pasar global (masyarakat Ekonomi Asean) , Pemerintah Kota Mojokerto melalui Diskoumnaker menggelar pelatihan tata kecantikan rambut pada kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja tahun 2019.
Penyematan tanda peserta oleh Sekretaris Diskoumnaker Drs. Nur Hariyanto
Pembukaan pelatihan langsung dilakukan oleh Sekretaris Diskoumnaker Drs. Nur Hariyanto mewakili Hariyanto, SE Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Mojokerto, dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Diskoumnaker , instruktur pelatihan tata kecantikan rambut dari Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Betarin dari Kota Madiun, Selasa (16/7/2019)di Gedung MBE, Jalan Raden Wijaya Mojokerto.
Sri Hartini, S.Sos, MM, Ketua Panitia penyelenggara kegiatan pelatihan melaporkan bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja melalui pelatihan tata kecantikan rambut diikuti 20 orang bagi pencari kerja. Maksud dan tujuan untuk memberikan bekal ketrampilan/ilmu pengetahuan kepada pencari kerja serta meningkatkan profesionalisme serta untukmembekali diri para peserta pelatihan sesuai dengan uji kompetensi yang dipersyaratkan. Melalui pelatihan ini Sri Hartini berharap peserta mendapatkan pekerjaan ataupun membuka peluang usaha dan setelah peserta lulus dapat bersaing dalam dunia kerja.
Sri Hartini, S.Sos, MM, Ketua Panitia penyelenggara melaporkan kegiatan pelatihan
Sekretaris Diskoumnaker Drs. Nur Hariyanto mewakili Hariyanto, SE Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Mojokerto ketika membuka acara dalam sambutan mengatakan bahwa peserta yang hadir dalam rangka mencari kerja. Pekerjaan tidak harus formal atau menjadi pegawai negeri. Bahkan banyak orang sukses dari pekerjaan informal misalnya menjadi wirausaha yang mandiri. Oleh karena itu pada kesempatan ini Diskoumnaker memberi bekal melalui pelatihan tata kecantikan rambut . Maka dengan bekal yang diperoleh bisa dikembangkan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Jadi peserta jangan pesimis. Setelah mendapatkan ilmu dalam pelatihan mau membuka usaha bisa berhubungan lagi Diskoumnaker karena pada Diskoumnaker juga ada bidang yang menyediakan akses permodalan dengan syarat harus ada usahanya. Ungkap Nur Hariyanto.
Sementara sambutan Hariyanto, SE Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Mojokerto yang dibacakan Sekretaris Diskoumnaker Drs. Nur Hariyanto ada 3 (tiga) hal yang ditekankan kepada peserta agar menjadi tenaga kerja yang siap pakai : pertama wujudkan rencana kerja kegiatan produktif berdasar prioritas yang sebesar-sebesarnya untuk mengajak masyarakat yang membutuhkan. Kedua, tingkatkan sinergitas dan daya saing tenaga kerja dalam menghadapi pasar global dan MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean) dan ketiga, seraplah ilmu praktis dari Instruktur sebagai bekal peserta untuk memberi contoh di masyarakat dan bekal peserta untuk mandiri pasca pelatihan dengan membuka wira usaha mandiri.
Sekretaris Diskoumnaker Drs. Nur Hariyanto membuka pelatihan
OLeh karena itu pelatihan yang berlangsung selama 25 hari dibimbing oleh Instruktur Agung Guntoro Wisnu, SE, dan Susyani dari Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Betarin dari Kota Madiun , diharapkan Sri Hartini dengan bekal ilmu yang dimiliki tata kecantikan rambut akan tumbuh wira usaha baru, menjadi wira usaha yang mandiri, dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga akhirnya mengurangi angka pengangguran di Kota Mojokerto.(yuk).