DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN GELAR LOMBA CIPTA MENU B2SA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL

gambar utama
Ketua TP PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Acmad Rizal bersama tim juri dan pemenang lomba
MOJOKERTO : (GEMA – MEDIA) : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto   hari Selasa (9/7/2019) bertempat di Halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Jalan Suromulang Timur Kelurahan Surodinawan,  menggelar lomba Cipta Menu Makanan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal tingkat Kota Mojokerto .  Menurut Sri Asih, S.Sos, MM,  selaku Ketua penyelenggara melaporkan Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 Kelurahan se Kota Mojokerto bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan prinsip Beragam Bergizi Seimvbang dan Aman (B2SA) dengan memanfaatkan olahan pangan local. Serta untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan local yang bernilai komersial.

Penyerahan piala bergilir oleh Ketua TP PKK Kota Mojokerto kepada TP PKK Kel. Meri


Lebilh lanjut dikatakan Sri Asih, lomba cipta menu ini dilaksanakan setiap tahun sekali, sehingga yang memenangkan lomba di tingkat Kota akan diikutkan dalam lomba tingkat Propinsi Jatim.  Dalam lomba ini banyak kreativitas dari anggota PKK di Kota Mojokerto yang mengangkat bahan pangan lokal kemudian dikembangkan menjadi berbagai bahan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, sehingga layak untuk dikonsumsi. Yang paling penting adalah agar para ibu – ibu mampu menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah potensi bahan pangan local menjadi pangan yang sehat dan aman, dengan komposisi gizi seimbang, juga memberikan nilai ekonomis dan nilai tambah pengolahan dan pemanfaatan produk pangan yang berkelanjutan. .

Ketua TP PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal menyerahkan hadiah kepada juara I Lomba Cipta Menu B2SA kepada Tim Penggerak PKK Kel. Meri


Sementara itu Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal ,  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dalam  sambutannya mengatakan sebaigamana diamanatkan dalam UU No.18 tahun 2012 tentang pangan adalah Negara Wajib mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan pangan yang cukup bermutu ber – B2SA baik di tingkat nasional maupun daerah, yang merata dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan dan budaya local. Namun seperti kita ketahui bersama bahwa lahan di Kota Mojokerto semakin lama semakin berkurang disebabkan alih fungsi lahan. Oleh karena untuk mengantisipasi ketersediaan pangan melalui  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah mewujudkan konsep lain yaitu optimalisasi lahan pekarangan yang ada di masyarakat melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Tujuannya untuk mewujudkan keanekaragaman konsumsi pangan yang ada di masyarakat wilayah Kota Mojokerto guna menambah pendapatan bagi ibu-ibu anggota di Kelompok Wanita Tani (KWT).

Sri Asih, S.Sos, MM, selaku Ketua penyelenggara melaporkan kegiatan lomba


Nur Chasanah menambahkan bahwa pemenuhan pangan sangat penting untukmewujudkan SDM yang berkualitas.Manusia membutuhkan 45 jenis zat gizi yang diperoleh dari makanan yang dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan juga tidak kekurangan. Dengan mengkonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu dilengkapi oleh keunggulan susunan zat gizi jenis makanan lain sehingga perolehan masukan zat gizi yang seimbang . Ucap Nur Chasanah.

Sementara Pola konsumsi pangan saat ini masih belum memenuhi kaidah gizi seimbang. Konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan masih kurang. Untuk mendukung konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman manfaatkan pangan local diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari. Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis sumber daya local tahun ini sangat beda dengan tahun-tahun yang lalu. Pada tahun ini peserta dididik untuk bisa berbisnis menu lunch box B2SA dengan kandungan kalori 30 % dari kebutuhan sehari. Saya berharap kedepan selain mengkonsumsi sehari-hari dengan B2SA, ibu-ibu diharapkan bisa berbisnis makanan dalam box sehingga mendapatkan keuntungan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. Harap Nur Chasanah.

Ketua TP PKK Kota bersama Pengurus PKK Kota Mojokerto ketika meninjau kreasi lomba LCM B2SA


Bertindak sebagai dewan juri Pudjiati Ningsih, SP, MMA dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Nugrahani Astuti, Spd, Mpd, dari Universitas Negeri Surabaya dan  Ni Made Krisna Dewi, SGz dari Akademi Gizi Surabaya, dengan kriteria penilaian analisis bisnis harga jual, keragaman, keseimbangan porsi antar kelompok pangan, cita rasa, kreativitas pengolahan dan penyajian serta nilai komersial, juara sebagai berikut :

































Juara Asal Uang pembinaan
Juara I Tim Penggerak PKK Kel. Meri Rp. 2.250.000 + piala dan piagam penghargaan
Juara II Tim Penggerak PKK Kel. Miji Rp. 1.500.000 + piala dan piagam penghargaan
Juara III

 
Tim Penggerak PKK Kel. Pulorejo Rp. 1.000.000 + piala dan piagam penghargaan
Juara Harapan I Tim Penggerak PKK Kel. Wates Rp. 750.000 + piala dan piagam penghargaan
Juara Harapan II Tim Penggerak PKK Kel. Kedundung Rp. 500.000 + piala dan piagam penghargaan

 

 

(yuk).

 

 

 

 

 

 

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: