HALAL BI HALAL DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA MOJOKERTO “Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin” 1 Syawal 1440 H.

gambar utama
bersalam-salaman saling memberi dan meminta maaf
Bertempat di Gedung Graha Praja Wijaya, jalan gajah mada, Selasa (25/6/2019), digelar   Halal Bi Halal Dharma Wanita Persatua (DWP) Kota Mojokerto.  Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto Ny. Sri Yunita Lestari ABD. Rachman Tuwo, ST.sangat bersyukur dapat   hadir dalam acara tersebut untuk menjalin silaturahim dengan pengurus DWP dan anggota DWP dari unsur pelaksana DWP   Kota Mojokerto yang selama ini banyak mendukung kegiatan-kegiatan di DWP.  Oleh karenanya Sri Yunita Lestari mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara halal bihalal  dan seluruh undangan yang hadir ikut  berpartisipasi dalam acara halal bihalal sehingga kegiatan berjalan lancar semoga amalan yang baik dicatat Allah SWT.

Ketua DWP dan pengurus foto bersama dengan ustadzah Siti Hajar


Lebih lanjut Sri Yunita Lestari baik secara pribadi maupun  mewakili seluruh pengurus DWP Kota Mojokerto menyampaikan “ Minal Aidin Walfaidzin , Mohon maaf lahir dan bathin atas segala kesalahan, dan mungkin selama kami bekerja sama dalam segala kegiatan ada yang kurang berkenan, ada tutur kata yang salah  mohon dimaafkan “.  Semoga acara ini membawa manfaat dan barokah dihadapan Allah SWT.

Ceramah agama oleh ustadzah   Siti Hajar , tentang hikmah Halal Bi Halal adalah membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama dan memupuk kepedulian dan kebersamaan. Kita patut bersyukur di Indonesia ada acara halal bi halal yang dimulai oleh Sunan Kalijaga adanya tradisi yang islami ini setelah bulan ramadhan sebagai bulan pembakaran dosa, memperbanyak amalan ibadah kemudian  kita meraih idul fitri kembali suci menjadi pribadi yang muslimah. Amalan-amalan yang dilakukan pada bulan suci ramahan saya berharap dilanjutkan pada 11 bulan berikutnya serta bulan syawal ini sebagai bulan peningkatan amalan ibadah kepada Allah SWT.

Anggota DWP unsur pelaksana bersalaman untuk meminta maaf


Ditambahkan Siti Hajar supaya kita hidup tenang, tentram caranya kita harus memiliki SIM di Aklherat ( Surat Ijin Masuk Surga) dengan mentaati perintah Allah dengan mengucapkan sahadat,melaksanakan sholat, zakat,puasa dan berhaji ( apabila sudah mampu) semuanya dikerjakan dengan niat yang lurus. Selain itu kita harus menjalin hubungan yang baik kepada Allah mapun kepada sesama manusia, dan terus menambah amalan ibadah untuk bekal di akherat nanti.  Untuk melebur kesalahan acara berakhir dengan ramah tamah bersalam-salaman dengan anggota DWP.(yuk).
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: