Polres Mojokerto Kota Siapkan Jalur Alternatif Saat Lebaran
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Polres Mojokerto Kota menggelar operasi ketupat yang diawali dengan gelar pasukan (28/5/2019). Operasi ketupat yang rutin diselenggarakan guna memberikan keamanan dan kenyaman pada masyarakat saat merayakan hari raya.
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Kadek Oka Suparta, SH, SIK, menyampaikan tujuan operasi ketupat secara umum guna menjamin rasa aman warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H dengan aman, lancar dan tertib."Selain itu terwujudnya situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang aman dan lancar baik sebelum, pada saat dan paska Idul Fitri 1440 H," ungkap Kadek, sapaan akrab Kasatlantas Polres Mojokerto Kota.
Dari beberapa target secara garis besar yang ditentukan dalam operasi ketupat ialah Orang, Benda dan lokasi, untuk tahun ini Polres Mojokerto Kota juga telah menyediakan jalur alternatif arus keluar masuk Kota Mojokerto. "Ada beberapa pola jalur alternatif yang akan diterapkan guna mengantisipasi dan mengurai kemacetan," lanjutnya.
Berikut pola-pola jalur alternatif yang rencananya akan diterapkan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pola I,Jalur Surabaya ke arah Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dilewatkan melalui Jalan Bypass Mertex, Jalan Bypass Sekarputih, belok kanan ke arah Jalan Empunala, belok ke kiri Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, belok kanan Jalan Raden Wijaya, Jalan Majapahit Selatan, simpang tiga Penarip belok kiri, Jalan R.A Basuni, keluar di simpang tiga Jampirogo, sooko lurus kearah Jombang.
Dari Jombang kearah Surabaya, kendaraan dari Jombang masuk melalui simpang tiga Japirogo lurus menuju Jalan R.A Basuni, simpang empat Sooko, simpang tiga Penarip, Jalan Brawijaya, simpang 4 Tribuana Tungga Dewi, simpang empat Abah Yat, simpang empat Prapanca, belok ke kanan Jalan Kartini, Jalan Taman Siswa, belok ke kiri masuk Jalan Gajah Mada menuju jembatan, belok ke kanan Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto) simpang tiga Mlirip (Rolak) keluar di simpang tiga Sidoarjo, belok kiri menuju Surabaya.
Pola II, Surabaya menuju Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dibelokkan ke simpang 3 Tarik, Sidoarjo, belok kanan menuju simpang tiga Mlirip, belok kiri Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto), Jalan Raya Lespadangan, Jalan Raya PG. Gempolkerep Gedeg, lurus menuju Tapen, Ploso, Jombang.
Dari jombang menuju Surabaya, semua kendaraan dari dimasukkan melalui simpang tiga Pasar Brangkal (Kedung Malin), menuju Jalan Sambiroto, Jalan Surodinawan, belok kanan ke Jalan Tribuana Tungga Dewi, belok kiri masuk Jalan Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Mayjen Sungkono, Belok Kanan ke Jalan Jati Kulon, belok kiri Jalan Raya Ijen menuju simpang empat Mertex, belok kiri menuju Surabaya.
Pola III, Surabaya menuju Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dilewatkan melalui Jalan Bypass, tidak ada kendaraan dari Surabaya ke Jombang yang masuk ke dalam Kota Mojokerto melalui simpang empat Sekarputih, Simpang tiga Mlirip dan simpang tiga Tarik, Sidoarjo.
Dari Jombang menuju Surabaya, kendaraan dari Jombang tidak ada yang dilewatkan Bypass melainkan dimasukkan melalui simpang tiga Jampirogo menuju R.A Basuni, simpang empat TL SPMA lurus, simpang tiga Penarip, Jalan Brawijaya, simpang empat Tribuana Tungga Dewi, simpang empat Abah Yat, simpang empat Prapanca, belok kanan ke Jalan Kartini, Jalan Taman Siswa belok ke kiri menuju Jalan Gajah Mada, jembatan Gajah Mada belok ke kanan menuju Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto), belok kanan simpang tiga Mlirip, keluar di simpang tiga Tarik, Sidoarjo, belok kiri menuju Surabaya.
Untuk menghindari dan mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi di Jembatan Gajah mada, akan diterapkan pola kendaraan dari arah Jombang (barat) yang akan masuk ke Kota Mojokerto melewati Jembatan Gajah Mada akan diarahkan lurus terlebih dahulu sampai putar balik di depan PT. Ajinomoto. Selain itu dilakukan pemasangan barbel patahan di Jembatan Utara Gajah Mada serta penempatan Tim urai kemacetan Jembatan Utara Gajah Mada dan di depan Pabrik Ajinomoto (tempat putar balik) "Kita berharap dengan diterapkannya pola jalur-jalur alternatif ini, semua menjadi lancar berlalu lintas saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun ini," pungkasnya. (Ron/an)
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Kadek Oka Suparta, SH, SIK, menyampaikan tujuan operasi ketupat secara umum guna menjamin rasa aman warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H dengan aman, lancar dan tertib."Selain itu terwujudnya situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang aman dan lancar baik sebelum, pada saat dan paska Idul Fitri 1440 H," ungkap Kadek, sapaan akrab Kasatlantas Polres Mojokerto Kota.
Dari beberapa target secara garis besar yang ditentukan dalam operasi ketupat ialah Orang, Benda dan lokasi, untuk tahun ini Polres Mojokerto Kota juga telah menyediakan jalur alternatif arus keluar masuk Kota Mojokerto. "Ada beberapa pola jalur alternatif yang akan diterapkan guna mengantisipasi dan mengurai kemacetan," lanjutnya.
Berikut pola-pola jalur alternatif yang rencananya akan diterapkan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pola I,Jalur Surabaya ke arah Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dilewatkan melalui Jalan Bypass Mertex, Jalan Bypass Sekarputih, belok kanan ke arah Jalan Empunala, belok ke kiri Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, belok kanan Jalan Raden Wijaya, Jalan Majapahit Selatan, simpang tiga Penarip belok kiri, Jalan R.A Basuni, keluar di simpang tiga Jampirogo, sooko lurus kearah Jombang.
Dari Jombang kearah Surabaya, kendaraan dari Jombang masuk melalui simpang tiga Japirogo lurus menuju Jalan R.A Basuni, simpang empat Sooko, simpang tiga Penarip, Jalan Brawijaya, simpang 4 Tribuana Tungga Dewi, simpang empat Abah Yat, simpang empat Prapanca, belok ke kanan Jalan Kartini, Jalan Taman Siswa, belok ke kiri masuk Jalan Gajah Mada menuju jembatan, belok ke kanan Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto) simpang tiga Mlirip (Rolak) keluar di simpang tiga Sidoarjo, belok kiri menuju Surabaya.
Pola II, Surabaya menuju Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dibelokkan ke simpang 3 Tarik, Sidoarjo, belok kanan menuju simpang tiga Mlirip, belok kiri Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto), Jalan Raya Lespadangan, Jalan Raya PG. Gempolkerep Gedeg, lurus menuju Tapen, Ploso, Jombang.
Dari jombang menuju Surabaya, semua kendaraan dari dimasukkan melalui simpang tiga Pasar Brangkal (Kedung Malin), menuju Jalan Sambiroto, Jalan Surodinawan, belok kanan ke Jalan Tribuana Tungga Dewi, belok kiri masuk Jalan Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Mayjen Sungkono, Belok Kanan ke Jalan Jati Kulon, belok kiri Jalan Raya Ijen menuju simpang empat Mertex, belok kiri menuju Surabaya.
Pola III, Surabaya menuju Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya dilewatkan melalui Jalan Bypass, tidak ada kendaraan dari Surabaya ke Jombang yang masuk ke dalam Kota Mojokerto melalui simpang empat Sekarputih, Simpang tiga Mlirip dan simpang tiga Tarik, Sidoarjo.
Dari Jombang menuju Surabaya, kendaraan dari Jombang tidak ada yang dilewatkan Bypass melainkan dimasukkan melalui simpang tiga Jampirogo menuju R.A Basuni, simpang empat TL SPMA lurus, simpang tiga Penarip, Jalan Brawijaya, simpang empat Tribuana Tungga Dewi, simpang empat Abah Yat, simpang empat Prapanca, belok kanan ke Jalan Kartini, Jalan Taman Siswa belok ke kiri menuju Jalan Gajah Mada, jembatan Gajah Mada belok ke kanan menuju Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto), belok kanan simpang tiga Mlirip, keluar di simpang tiga Tarik, Sidoarjo, belok kiri menuju Surabaya.
Untuk menghindari dan mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi di Jembatan Gajah mada, akan diterapkan pola kendaraan dari arah Jombang (barat) yang akan masuk ke Kota Mojokerto melewati Jembatan Gajah Mada akan diarahkan lurus terlebih dahulu sampai putar balik di depan PT. Ajinomoto. Selain itu dilakukan pemasangan barbel patahan di Jembatan Utara Gajah Mada serta penempatan Tim urai kemacetan Jembatan Utara Gajah Mada dan di depan Pabrik Ajinomoto (tempat putar balik) "Kita berharap dengan diterapkannya pola jalur-jalur alternatif ini, semua menjadi lancar berlalu lintas saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun ini," pungkasnya. (Ron/an)

