Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur chasanah Acmad Rizal membuka pelatihan Cipta Menu B2SA
MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Kamias, 2 Mei 2019 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto menggelar acara Pelatihan Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) selama 2 (dua) hari , bertempat di Aula SMKN 2 Kota Mojokerto , Jalan Raya Pulorejo Kelurahan Pulorejo Kecamatan Prajurit Kulon. acara tersebut digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penaganekaragaman konsumsi pangan. Dalam Pelatihan tersebut DKPP dan TP PKK menggandeng Unesa Surabaya dan Akademi Gizi Surabaya. Kegiatan pelatihan ini juga untuk mempersiapkan lomba cipta menu B2SA pada bulan Juni mendatang.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur chasanah Acmad Rizal, mengunjungi praktek mendisplay makanan
Acara dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur chasanah Acmad Rizal, dalam sambutannya bahwa diera sekarang bahan makanan dipasaran banyak sekali mengandung bahan kimia yang berdampak tidak baik bagi tubuh kita. Untuk Itu agar peserta yang berasal dari PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mengelola Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) lebih mengoptimalkan kegiatan di pekarangan rumah masing-masing agar hasilnya dapat dikonsumsi untuk memenuhi keanekaragaman konsumsi pangan keluarga berdasarkan dengan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) melalui Prinsip Menu B2SA Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman. Setelah membuka acara Ketua TP PKK Kota Mojokerto didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dilanjutkan melihat langsung tempat praktek SMKN 2 mengolah resep-resep makanan yang berbasis B2SA.
hasil display makanan pagi, siang dan malam dan peserta
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dalam sambutannya Pelatihan Cipta Menu B2SA diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto ini sudah merupakan agenda rutin menggandeng kader Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan se Kota Mojokerto, ini agar masyarakat mempunyai ilmu dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari tentang pola makan yang sehat ( Beragam Bergizi seimbang dan aman) sesuai porsi dan kebutuhan tubuh manusia.
Ketua TP PKK Kota Mojokerto didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, melihat langsung tempat praktek SMKN 2 mengolah resep-resep makanan yang berbasis B2SA.
Happy menambahkan untuk menu beragaman agar mengoptimalkan lahan pekarangan untuk bisa bertanam sayur mayur dan mengoptimalkan KRPL agar keluarga dan masyarakat dapat memperoleh makanan yang sehat aman dan memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan dan tidak tercemar bahan yang berbahaya yang dapat merugikan kesehatan. Dengan berpola makan yang sehat beragam insya Alloh keluarga kita akan terhindar dari kekurangan gizi/stunting “Ini juga bagain dari upaya mengatasi stunting yang menjadi perhatian pemerintah saat ini,” ungkap R.Happy
Sri Asih, S.Sos, MM, Kepala Bidang Ketahanan Pangan melaporkan kegiatan pelatihan cipta menu B2SA diikuti oleh 42 orang berasal dari warga PKK Kecamatan dan Kelurahan se Kota Mojokerto, dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu hari Kamis tanggal 2 Mei 2019 peserta mendapatkan materi teori, sedangkan hari kedua praktek mendisplay makanan pagi, siang dan malam yang mengandung unsur nabati, hewani, protein dan karbohidrat (non beras) yang berbasis B2SA,untuk keluarga terdiri dari Bapak ( 35 tahun), Ibu (30 tahun) dan anak (7 tahun), yang dibimbing oleh 2 narasumber dari Akademi Gizi Surabaya Ni Made Krisnadewi dan dari Unesa Nugrahani, Spd, Mpd.
peserta pelatihan Cipta Menu B2SA
Sri Asih menambahkan tujuan penyelenggaraan kegiatan adalah untuk memberikan ilmu kepada masyarakat agar mereka mampu /mengerti guna menciptakan menu untuk keluarga sehari-hari yang mengandung gizi protein yang sehat dan seseuai kebutuhan tubuh serta meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peserta tentang kreativitas penyajian menu makanan untuk keluarga. Utamanya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) dengan memanfaatkan potensi pekarangan. Menurutnya, konsumsi pangan B2SA sangat penting diterapkan dalam keluarga. Dengan begitu, para ibu-ibu kader PKK dapat mengetahui tentang menu makanan lokal yang dapat diolah sesuai prinsip B2SA. (yuk).