MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Mojokerto makin hari makin berkembang. Baik dari segi jumlah KWT maupun hasil yang dipanen. Salah satu contoh KWT “Margoasri” Kelurahan Magersari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Saat disambangi oleh rombongan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, jumat 26/4/2019, rombongan tim Pembina ini ikut serta memanen tomat hasil tanaman KWT tersebut.
Sri Asih sedang menyampaikan evaluasi kegiatan KWT Margoasri-an
Sri Asih, S.Sos, MM Kepala Bidang Ketahanan Pangan, memberikan apresiasi kepada ketua dan anggota KWT “Margoasri” karena sampai saat ini kegiatannya masih tetap exis dan berkelanjutan. “saya berharap hasil dari Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) ini dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan keaneragaman konsumsi pangan keluarga ,selebihnya dapat dijual sehingga dapat menambah pendapatan keluarga” kata Asih. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada, dapat memenuhi kebutuhan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tanpa harus beli dipasar. Mengingat bahan pangan di pasar banyak yang mengandung bahan kimia.
Drs. Supriyanto Kepala Bidan Peternakan,mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir juga menyampaikan, kegiatan bahwa KRPL di Lingkungan Margoasri ini berdiri sejak tahun 2013 lalu, namun sampai sekarang masih tetap exis. Kondisinya baik tetap terawat, hal ini dikarenakan ada kepedulian yang tinggi dari pengurusnya. Untuk ini perlu ditingkatkan mulai dari pembibitan, perawatan hingga hasil panennya bisa dijual. “Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto berupaya untuk mencari terobosan dengan pihak Supermarket untuk memasarkan hasil panen para kelompok tani tersebut”katanya
Tety ketua KWT “Margoasri” menuturkan, selain tomat, tanaman lainnya sayur-sayuran, cabe dan jenis tanaman pangan lainnya. Setelah diadakan pemantauan KRPL tersebut pihak tim Pembina melakukan evaluasi dan sharing bersama. Kepada tim Pembina Tety mengusulkan agar dapat ditambahkan sarana dan prasarana KWT untuk menunjang kegiatan pelestarian pangan tersebut.
Atas usulan tersebut Sri Asih menyampaikan agar semua usulan dapat diajukan melalui Musrenbang . Ditambahkan oleh Asih bahwa, tahun ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto akan melaksanakan kegiatan Bimtek Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan atas usulan dari kelurahan Wates, Kedundung, dan Gedongan. Peserta juga akan mendapatkan sarana penunjang berupa Rak, Tanaman, bibit, benih dan pupuk.
Kedepan diharapkan hasil KRPL ini dapat diwujudkan berbentuk olahan dan nantinya dapat dijadikan produk unggulan di Lingkungannya. (an)