Foto bersama foru komunikasi piminan daerah paska upacara hari otonomi daerah-an
MOJOKERTO - GEMA MEDIA: Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menyatakan, Otonomi Daerah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan di Daerah. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Walikota Mojokerto H.Achmad Rizal Zakaria saat menjadi Inspiktur Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke 33, kamis 25/4/2019.
Upacara yang digelar di halaman Pemkot Mojokerto dihadiri oleh Sekdakot dan jajaran Forum Pimpinan Daerah Kota Mojokerto, dan diikuti oleh Karyawan, karyawati Pemkot Mojoketo, TNI dan Polri.
Lebh lanjut Wawali menjelaskan, tema hari otonomi daerah tahun ini adalah "meningkatkan kualitas sumber daya manusia indonesia yang lebih baik melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang kreatif dan inovatif". Tema peringatan ini, merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.
Wawali menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak-an
“Saya ingin memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat dengan telah mendukung terselenggaranya pemilu serentak tanggal 17 april 2019 yang berjalan lancar, aman, dan tertib, dan pasca pemungutan suara pemilu serentak ini diharapkan senantiasa menjaga suasana kondusif di masyarakat, sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan terselenggara dengan aman, lancar dan terkendali” katanya.
Masih kata Wawali, perjalanan otonomi daerah pasca reformasi hingga sekarang dapat dikatakan banyak kemajuan yang telah dicapai. Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, dimana daerah masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya.
Muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat. Disamping itu, diharapkan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah.
Dalam penyelenggaraan otonomi daerah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanyalah semata-mata sebagai ''konsumen" pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai “citizen" termasuk bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.
Peserta upacara hari otonomi daerah di halaman Pemkot Mojokerto-an
Untuk itu Ia berharap, agar semua Aparatur Sipil Negara di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dengan demikian Pemerintah Daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, dimana masyarakat semakin menyadari akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan. Pada akhir acara, Wawali menyerahkan hadiah kepada beberapa pemenang lomba (an)