TAGANA, KBS, SAR KOTA MOJOKERTO SIAP HADAPI BENCANA

gambar utama
Wakil Walikota Mojokerto H. Achmad Rizal Zakaria Buka pelatihan water resque-jen
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Curah hujan sangat tinggi akhir ikhir ini membuat tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Mojokerto harus tetap siap jika sewaktu waktu terjadi bencana. Bertempat di Jalan By Pass Mojokerto Km. 54, Dusun  Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. TAGANA Kota Mojokerto di bawah naungan Dinas SosiaL Kota Mojokerto. Melakukan pelatihan Water Rescue untuk TAGANA, KSB, dan SAR yang dihadiri kurang lebih 35 orang peserta. Selasa (26/03/2019).



Wakil Walikota Mojokerto H.Achmad Rizal Zakaria  saat membuka pelatihan tersebut berpesan agar peserta pelatihan untuk bisa mengambil ilmu yang di berikan oleh narasumber. "Bencana adalah peristiwa yang tidak bisa di hindari mengingat letak Kota Mojokerto yang dikelilingi sungai besar, dalam hal ini Tagana, SAR, dan KSB harus tetap terus waspada dan siap untuk membantu dan sigap ketika bencana itu datang," tegasnya.

Peserta mendapatkan pelatihan water resque-jen


Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial drg Sri Mujiwati, selain untuk meningkatkan ketrampilan TAGANA dan SAR, juga mempersiapkan calon tim Kampung Siaga Bencana (KSB). "Sebelum ditetapkan KSB ini akan mendapat pelatihan logistic, pelatihan water rescue, pelatihan dapur umum dan sebagainya," ungkapnya.

Satu Kelurahan di Kota Mojokerto yang akan menjadi KSB  yaitu Kelurahan Gunung Gedangan yang di bentuk oleh Dinas Sosial yang akan kita latih untuk mendapatkan keterampilan siaga bencana, imbuhnya. Masih kata Mudjiwati, kedepannya akan kita bentuk lagi kampung - kampung siaga bencana lainnya di Kota Mojokerto yang berpotensi terjadi bencana. Dengan pelatihan ini masyarakat dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Mojokerto dalam kesiagaan ketika bencana itu terjadi, pungkasnya.(jen/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: