PEMKOT GELONTORKAN DANA 5 MILIAR UNTUK MODAL USAHA

gambar utama
penandatanganan MoU pemberian bantuan modal usaha di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto.
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) – Menindaklanjuti  program pembiayaan modal usaha tanpa bunga yang sudah berjalan sejaK  era walikota terdahulu, Pemkot Mojokerto saat ini memberikan support lebih besar lagi. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto, pemberian modal usaha ini menggandeng beberapa instansi terkait seperti BPRS, Disperindag, Diskoumnaker dan Lembaga Masyarakat Ekonomi Syariah dengan melakukan MoU yang dilaksanakan Senin (4/3/2019)

Kegiatan yang digelar di Ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Jalan Gajah Mada 145, Kota Mojokerto, dihadiri oleh Walikota Mojokerto dan didampingi Sekretaris Daerah Kota Mojokerto. Dalam kesempatan ini, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, SE, menyampaikan bahwa program yang sudah baik akan terus ditingkatkan dan jika program itu belum sempurna maka menjadi tugas pemerintah saat ini yang harus menyempurnakan.

Penandatanganan MoU yang dihadiri langsung oleh Walikota Mojokerto.


"Keberhasilan sebuah program itu tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Kita perlu sinergi untuk mencapai kesuksesan itu karena tujuan kita sama yaitu untuk menyejahterakan masyarakat Kota Mojokerto," katanya.

Lebih lanjut, Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto menjelaskan data UKM-IKM yang sudah dibuat oleh Disperindag harus terus dipantau, terlebih lagi jika data base tersebut berbasis IT maka akan lebih mudah lagi guna mencapai sasaran yang tepat.

Di sisi lain, keunggulan dari program pembiayaan modal usaha tahun ini ialah lebih besar dana yang dikucurkan oleh Pemkot Mojokerto, sebesar 5 miliar rupiah. Yang terbagi sebesar 2 miliar rupiah diperuntukkan bagi pelaku UKM-IKM dan 3 miliar rupiah bagi ASN golongan I dan II serta tenaga honorer maupun kontrak.

Pembiayaan modal usaha tanpa bunga ini dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya menengah ke bawah dan sekaligus sebagai usaha pemerataan kehidupan sosial yang mandiri."Saya berharap masyarakat Kota Mojokerto dapat memperoleh modal usaha tanpa bunga, tanpa biaya asuransi dan tanpa administrasi," pungkasnya.(Ron/yuk).
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: