WASPADA TERHADAP PENYAKIT DEMAM BERDARAH
MOJOKERTO-GEMA MEDIA :Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Demam berdarah DBD dulu disebut penyakit “break-bone” karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot di mana tulang terasa retak. Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.
Hal tersebut disampaikan Ida Nurdiati, SE, MM Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota dalam materinya yang disampaikan kepada 100 orang Ibu-ibu PKK pada acara Pleno di Ruang Pertemuan PKK Kota Mojokerto Jalan. Hayamwuruk. Dijelaskan pula bahwa ada jutaan kasus infeksi DBD terjadi setiap tahunnya diseluruh dunia. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Demam berdarah dengue paling banyak ditemui selama musim hujan dan setelah musim hujan di area tropis dan subtropis di : Afrika, Asia Tenggara dan China, India, Timur Tengah, Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, Australia, Pasifik Selatan dan Pasifik Tengah. Tanda-tanda & Gejala DBD terdapat tiga jenis demam dengue : demam berdarah klasik, dengue hemorrhagic fever, dan dengue shock syndrome.
Masing-masing memiliki gejala yang berbeda. Gejala demam berdarah klasik biasanya diawali dengan demam selama 4 hingga 7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi, serta : Demam tinggi, hingga 40 derajat C, sakit kepala parah, nyeri pada retro-orbital (bagian belakang mata), nyeri otot dan sendi parah, mual dan muntah, ruam. Ruam mungkin muncul diseluruh tubuh 3 sampai 4 hari setelah demam, kemudian berkurang setelah 1 hingga 2 hari mungkin mengalami ruam kedua beberapa hari kemudian.
Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening, pendarahan dari hidung, gusi atau di bawah kulit, menyebabkan memar berwarna keunguan. Jenis penyakit dengue ini dapat menyebabkan kematian. Gejala dari dengue shock syndrome, jenis penyakit dengue yang paling parah, meliputi semua gejala demam berdarah klasik dan dengue hemorrhagic fever, ditambah : Kebocoran di luar pembuluh darah, Pendarahan Parah, Shock (tekanan darah sangat rendah). Jenis penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak (dan beberapa orang dewasa) yang mengalami infeksi dengue kedua kalinya. Jenis penyakit ini sering kali fatal, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter anda. Selama ini obat untuk membasmi virus belum tersedia begitu pula untuk vaksin belum tersedia pula. Untuk itu mari kita galakkan 3M (menguras, mengubur, menutup). Ida menambahkan Fogging dapat dilaksanakan jika ada 1 (satu) orang di lingkungan ada yang terkena DBD, angka jentik dari 20 rumah disekitar lingkungan yang terkena DBD ada 95% (2 rumah), ada yang terkena penyakit panas 2 hari (2 orang), jika tidak ada dalam kriteria tersebut sebaiknya tidak perlu di fogging, karena fogging tersebut dari bahan kimia, sehingga dapat membahayakan makhluk hidup karena racun yang terdapat di dalam obat fogging, baik makhluk hidup maupun lingkungan, tanamlah tumbuh-tumbuhan yang dapat mangusir nyamuk seperti : kenikir, kemangi, lavender juga sereh. (Sef/an).
Hal tersebut disampaikan Ida Nurdiati, SE, MM Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota dalam materinya yang disampaikan kepada 100 orang Ibu-ibu PKK pada acara Pleno di Ruang Pertemuan PKK Kota Mojokerto Jalan. Hayamwuruk. Dijelaskan pula bahwa ada jutaan kasus infeksi DBD terjadi setiap tahunnya diseluruh dunia. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Demam berdarah dengue paling banyak ditemui selama musim hujan dan setelah musim hujan di area tropis dan subtropis di : Afrika, Asia Tenggara dan China, India, Timur Tengah, Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, Australia, Pasifik Selatan dan Pasifik Tengah. Tanda-tanda & Gejala DBD terdapat tiga jenis demam dengue : demam berdarah klasik, dengue hemorrhagic fever, dan dengue shock syndrome.
Masing-masing memiliki gejala yang berbeda. Gejala demam berdarah klasik biasanya diawali dengan demam selama 4 hingga 7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi, serta : Demam tinggi, hingga 40 derajat C, sakit kepala parah, nyeri pada retro-orbital (bagian belakang mata), nyeri otot dan sendi parah, mual dan muntah, ruam. Ruam mungkin muncul diseluruh tubuh 3 sampai 4 hari setelah demam, kemudian berkurang setelah 1 hingga 2 hari mungkin mengalami ruam kedua beberapa hari kemudian.
Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening, pendarahan dari hidung, gusi atau di bawah kulit, menyebabkan memar berwarna keunguan. Jenis penyakit dengue ini dapat menyebabkan kematian. Gejala dari dengue shock syndrome, jenis penyakit dengue yang paling parah, meliputi semua gejala demam berdarah klasik dan dengue hemorrhagic fever, ditambah : Kebocoran di luar pembuluh darah, Pendarahan Parah, Shock (tekanan darah sangat rendah). Jenis penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak (dan beberapa orang dewasa) yang mengalami infeksi dengue kedua kalinya. Jenis penyakit ini sering kali fatal, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter anda. Selama ini obat untuk membasmi virus belum tersedia begitu pula untuk vaksin belum tersedia pula. Untuk itu mari kita galakkan 3M (menguras, mengubur, menutup). Ida menambahkan Fogging dapat dilaksanakan jika ada 1 (satu) orang di lingkungan ada yang terkena DBD, angka jentik dari 20 rumah disekitar lingkungan yang terkena DBD ada 95% (2 rumah), ada yang terkena penyakit panas 2 hari (2 orang), jika tidak ada dalam kriteria tersebut sebaiknya tidak perlu di fogging, karena fogging tersebut dari bahan kimia, sehingga dapat membahayakan makhluk hidup karena racun yang terdapat di dalam obat fogging, baik makhluk hidup maupun lingkungan, tanamlah tumbuh-tumbuhan yang dapat mangusir nyamuk seperti : kenikir, kemangi, lavender juga sereh. (Sef/an).

