Siskamling Jadi Perekat Sosial, Wawali Mojokerto Turun Langsung Pantau Ronda Malam

gambar utama
Wawali Mojokerto Cak Sandi meninjau siskamling di lingkungan - lingkungan
Kota Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi bersama Forkopimda turun langsung memantau kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tiga titik pos ronda, Sabtu (26/9/2025) malam.



Langkah ini sejalan dengan instruksi Mendagri Tito Karnavian melalui SE Nomor 300.1.4/e.1/BAK yang memerintahkan pengaktifan kembali pos kamling dan ronda tingkat RT/RW untuk menjaga kondusifitas trantibumlinmas di daerah.



Turut mendampingi dalam patroli bersama tersebut, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Arm ABI Swanjoyo, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, serta jajaran perangkat daerah lainnya. Rombongan berangkat dari Rumah Rakyat dan bergerak menuju tiga lokasi, yakni Pos Kamling Balongrawe, Pos Kamling Griya Permata Meri, serta Pos Kamling Lingkungan Blooto.



Tidak hanya berdialog, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa matras dan air mineral untuk mendukung kenyamanan kegiatan ronda malam.



Cak Sandi, sapaan karab Wawali Mojokerto menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang kompak menjaga keamanan lingkungan. “Respon masyarakat luar biasa, Alhamdulillah, semua bergerak bersama menjaga keamanan di lingkungannya,” ungkapnya.



Ia menegaskan, Siskamling tidak sekadar soal keamanan, tetapi juga menguatkan hubungan sosial antarwarga. “Ronda bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga cara untuk merajut kembali kebersamaan. Dengan saling peduli, lingkungan kita akan lebih aman dan harmonis,” terangnya.



Lebih jauh, Cak Sandi mendorong agar kegiatan siskamling bisa mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan tradisi. “Ke depan, sistem keamanan bisa diperkuat dengan dukungan digital, misalnya tombol darurat yang langsung terhubung ke pemadam kebakaran atau kepolisian. Namun budaya kentongan dan ronda tetap harus dijaga,” jelasnya.



Pada kesempatan ini, Cak Sandi juga mengingatkan pentingnya sinergi semua pihak. “Stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi kita semua. Mari wujudkan kebersamaan melalui rembuk di tingkat poskamling maupun kecamatan, agar warga tidak merasa sendirian dalam menjaga lingkungannya,” pungkasnya. (Humas)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: