Ning Ita Wali Kota mojokerto di kelurahan Purwotengah ajak warga wujudkan kota sehat dimulai dari rumah-dok.humas
KOTA MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto terus berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni melalui berbagai program lintas sektor, termasuk dengan partisipasi aktif masyarakat. Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat
pertemuan di Keluarahan Purwotengan, pada Rabu, (18/6/2025/2025)
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa mewujudkan kota sehat dapat dimulai dari tingkat paling rendah, yakni lingkungan RT dan kelurahan. Kesehatan lingkungan menjadi faktor penting yang berjalan berdampingan dengan kesehatan manusia. Sebab, manusia yang sehat karena dapat tumbuh dan
berkembang di lingkungan yang sehat pula.
“Semua dimulai dari lingkungan. Kalau lingkungannya bersih, berarti warganya juga bersih. Dampaknya tentu pada kesehatan warga” ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita.
Seiring hal tersebut, Pemkot Mojokerto dalam waktu dekat akan menyelenggarakan lomba kebersihan lingkungan tingkat RT di masing-masing kelurahan, sebagai upaya memantik semangat warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari penyakit.
“Saya yakin, kalau ada lomba dan berhadiah besar, warga akan pebih semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan” imbuh Ning Ita. Wali Kota, Plt. Camat Kranggan, lurah Purwotengah dan warga mengikuti sosialisasi-dok.humas
Terkait kebersihan lingkungan Ning Ita, sapaan akrab wali kota juga menyoroti fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, angka bebas jentik nyamuk di Kota Mojokerto mengalami penurunan yang cukup signifikan. Saat ini, angka bebas jentik hanya mencapai 70%, padahal
sesuai standar, seharusnya minimal mencapai 95%. Ning Ita Wali Kota Mojokerto saat menyapa warga yang mengikuti sosialisasi-dok.humas
"Ini menjadi perhatian bersama. Padahal, kita sudah punya program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berbasis masyarakat. Namun masih ditemukan banyak lingkungan yang belum bebas jentik," ungkap perwakilan dari Dinas Kesehatan.
Melalui penyelenggaraan Kota Sehat ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Terutama dalam menjaga sanitasi, kebersihan lingkungan, dan mendorong kesadaran kolektif bahwa membangun Kota Sehat bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab