SAFARI RAMADAN, NING ITA: KEMAKMURAN TEMPAT IBADAH LEBIH PENTING DARIPADA KEMEGAHANNYA

gambar utama
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melaksanakan Safari Ramadan Subuh di Musala Miftahul Jannah Lingkungan Prajuritkulon Wakil Wali Kota Rachman Shidarta Arisandi, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Camat, serta Lurah setempat..dok.humas
KOTA MOJOKERTO - Memasuki hari ke-24 Ramadan, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melaksanakan Safari Ramadan Subuh di Musala Miftahul Jannah, Jalan Riyanto, Lingkungan Prajuritkulon, pada Senin (24/3/2025).

Turut hadir mendampingi, Wakil Wali Kota Rachman Shidarta Arisandi, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Camat, serta Lurah setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengapresiasi Musala Miftahul Jannah yang tidak hanya difungsikan untuk salat, tetapi juga untuk berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).

“Yang paling penting bukanlah kemegahan bangunannya, tetapi bagaimana tempat ibadah itu dapat dimakmurkan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat,” tutur Ning Ita.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyerahkan secara simbolis bantuan dana hibah sebesar Rp 25 juta, serta paket berupa susu, kurma, dan kue kering.

“Semoga dana ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan meningkatkan kenyamanan para jamaah,” tambahnya.

Para jamaah turut serta menyaksikan bantuan hibah yang diserahkan oleh Ning Ita sebesar 25 juta rupiah kepada Musala Miftahul Jannah-dok.humas,


Selain itu, Ning Ita juga meminta dukungan masyarakat dalam menyukseskan program 'Panca Cita', yang menjadi rencana pembangunan Kota Mojokerto 2025–2029.

Lima misi utama dalam Panca Cita meliputi Peningkatan kualitas SDM, melalui program unggulan Mojokerto Cerdas dan Mojokerto Berprestasi; Penguatan ketahanan sosial dan budaya, melalui Mojokerto Berbudaya, Mojokerto Guyub, dan Mojokerto Tentram;

Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, melalui Mojokerto Makmur, Mojokerto Sejahtera, dan Mojokerto Memikat; Integrasi tata kelola pemerintahan, melalui pelayanan publik yang inovatif; Pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan, melalui Mojokerto Asri dan Mojokerto Digitalisasi.

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawal dan mengawasi implementasi Panca Cita, agar program ini tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, masyarakat dapat menyampaikan kritik, saran, dan masukan melalui kanal pengaduan 'Curhat Ning Ita', yang kini telah kembali diaktifkan.

Terdapat delapan kanal pengaduan yang tersedia, antara lain Website: curhatningita.lapor.go.id , Wa: 0811 3555 905 , website: LAPOR.GO.ID , datang langsung ke MPP Gajah Mada (Dinas Kominfo), Fb: Curhat Ning Ita, Instagram: Curhat Ning Ita, X (twitter): @curhatningita , dan SMS di 1708.(humas/an)

Bagikan berita ini:

Berita Terkait: