Kota Mojokerto 2024: Wujudkan Hunian Layak dan Permukiman Berkelanjutan

gambar utama
PJ.Wali Kota bersama Sekdakot berkunjung ke rumah warga yang menerima bantuan rumah layak huni-dok humas
KOTA MOJOKERTO-Pemerintah Kota Mojokerto terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program-program unggulan di sektor perumahan rakyat dan kawasan permukiman, Pemkot Mojokerto memastikan seluruh warga memiliki akses terhadap hunian layak, sehat, dan berkelanjutan.


Wujudkan Rumah Layak Huni
Sepanjang tahun 2024, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPRPERAKIM) Kota Mojokerto berhasil merealisasikan program Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dengan memperbaiki 135 unit rumah tidak layak huni (rutilahu).
Program ini menghabiskan anggaran sebesar Rp2,835 miliar, atau sekitar Rp21 juta per rumah, guna menciptakan hunian yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Pembangunan sanitas dan air bersih-dok humas


Peningkatan Infrastruktur Sanitasi dan Air Bersih
Selain memastikan hunian yang layak, Pemkot Mojokerto juga fokus pada pembangunan infrastruktur sanitasi dan penyediaan air bersih sebagai bagian dari upaya menciptakan permukiman yang sehat.
Sepanjang tahun 2024 Pemkot Mojokerto telah membangun 4 unit sanitasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), 50 unit sanitasi septic individu, dan memasang 58 sambungan air bersih untuk warga.


Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dengan mengurangi risiko penyakit akibat kurangnya akses terhadap fasilitas sanitasi dan air bersih.

PJ.Wali Kota Mojokerto saat ikut kerja bhakti bersama warga dalam membangun rumah layak huni-dok humas


Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menyatakan bahwa pembangunan di sektor perumahan dan permukiman merupakan salah satu prioritas utama pemerintah untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang layak huni dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Kota Mojokerto tidak hanya memiliki rumah, tetapi juga tinggal di lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman. Program ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut.

Dengan berbagai langkah nyata sepanjang tahun 2024, Pemkot Mojokerto telah menunjukkan hasil yang membanggakan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor perumahan rakyat dan kawasan permukiman. Komitmen ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang semakin maju dan berkelanjutan.


Komitmen Berkelanjutan di Tahun 2025
Kesuksesan program tahun 2024 menjadi motivasi bagi Pemkot Mojokerto untuk melanjutkan dan meningkatkan upaya serupa di tahun mendatang. Pada tahun 2025, pemerintah telah menetapkan beberapa target strategis.


Diantaranya, meningkatkan pagu Bantuan Rumah Swadaya menjadi 147 unit, dengan total anggaran sebesar Rp3,087 miliar atau Rp21 juta per rumah, menyediakan 19 sambungan air bersih untuk rumah tangga, membuat 1 unit sanitasi septic komunal, dan melaksanakan pembangunan 159 unit sanitasi septic individu.


“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Mojokerto, di tahun 2025 kami tidak hanya memperluas cakupan bantuan perumahan swadaya, tetapi juga memastikan akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih dan sanitasi yang layak,” pungkas Ali kuncoro.(dok.humas/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: