MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Himpunan Pandu Pramuka Wreda (Hiprada) Kota Mojokerto berharap ingin punya kantor sekretariat tersendiri sabagai pusat komunikasi dan koordinasi. Hal itu disampaikan oleh penasehat Hiprada Rebi Wibowo dalam Forum silaturahi Hiprada dengan Pemerintah Kota Mojokerto di Bumi Perkemahan Pondok Indah Claket Kabupaten Mojokerto, senin 31/12/2018.
Forum silaturahmi yang dikemas dalam bentuk seminar diikuti sekitar 60 orang anggota dan pengurus Hiprada dihadiri Camat Magersari Bambang Mujiono, SH. Selain kebutuhan kantor, Hiprada juga berharap dapat bantuan hibah untuk operasional kegiatan. “ kami berharap tahun 2019 ini Pemkot dapat mencairkan bantuan hibah agar Hiprada dapat merealisasikan program kerjanya yang sudah disusun sedemikian rupa” katanya.
Dijelaskan oleh Kak Hardi ketua Hiprada Kota Mojokerto bahwa, Hiprada Kota Mojokerto sudah terbentuk 14 tahun lalu, namun sampai saat ini belum memiliki sekretariat kelembagaan. Selain itu Hiprada juga belum memiliki OPD pengampu kegiatan. Jika dimungkinkan seperti lembaga-lembaga lain LPM, BKM, sudah memiliki seketariat dan OPD yang membina.
Bambang Mujiono, Camat Magersari- foto any
Atas masukan tersebut, Camat Magersari Drs. Bambang Mujiono mewakili Walikota Mojokerto yang berhalangan hadir, menyampaikan bahwa apa yang sudah diusulkan oleh Hiprada silakan buat proposal pengajuan dilengkapi dengan rencana kegiatan. Berdasarkan ketentuan yang ada Pramuka, PMI itu bisa mendapatkan biaya operasional rutin. Oleh karena itu disarankan oleh Camat Magersari hendaknya pengurus berkoordinasi dengan kwarcab Pramuka Kota Mojokerto. Atas nama Walikota Mojokerto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya apa yang sudah dilakukan oleh Hiprada Kota Mojokero dalam membantu pemerintah Kota Mojokerto mengembangkan kegiatan kepramukaan. Jiwa-jiwa kepramukaan itu memiliki jiwa kepmimpinan yang baik. Parmuka tak kenal lelah, pramuka tak kenal putus asa. Sehingga sangatlah tepat jika momentum ini dengan tema maju melangkah ayo berbenah untuk Kota Mojokerto tercinta. “walau usia sudah senja, namun masih memiliki semangat yang tinggi untuk terus melangkah maju untuk bangsa ini” katanya.
Bambang Suhartono ketua panitia (paling kiri) dengan pengurus Hiprada yang lain-foto any
Sementara itu Bambang Suhartono ketua panitia forum silaturahmi menyampaikan bahwa, kegiatan yang dilakukan ini adalah semata untuk menandai akhir tahun 2018 dan memulai tahun 2019. Adapun biaya yang digunakan adalah atas swadaya iuran anggota. “ Jer Basuki Mowo Bea” setiap kegiatan pasti butuh biaya. Kemampuan kami tentu sangat terbatas jika harus keluar dari kantong sendiri, bisa jadi anggota semakin habis. Suport dana dari pemerintah sangat diharapkan agar Hiprada terus berkibar melakukan tugasnya sebagai pembina, pengawas kegiatan kepramukaan agar pramuka tidak keluar dari jati dirinya. Sebelum seminar terlebih dahulu dilaksanakan upacara dengan Inspektur Upacara Camat Magersari sekaligus bertindak sebagai pembina upacara.(ri)