Kepala bidang PIK (dua dari kanan) dan narasumber dalam agenda workshop KIM Kota Mojokerto-san
Kota Mojokerto – GEMA MEDIA: Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat Kelurahan idealnya dapat menguasai informasi lokal Kelurahan. Mengingat anggota KIM dibentuk dari oleh dan untuk masyarakat di wilayah Kelurahan tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dili Istimora Eyato Pranata Humas Ahli Pertama dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur saat menjadi narasumber dalam agenda workshop bagi KIM se-Kota Mojokerto, selasa 15/8/2023.
Banyak hal yang bisa dilakukan oleh KIM, dalam mengelola informasi yang bersumber dari wilayah Kelurahan. Bahkan KIM pun bisa mandiri untuk menghidupi operasisonal organisasinya. “KIM bisa mandiri, tidak selalu bergantung dengan pemerintah. Ketika KIM sudah dapat kepercayaan dalam membranding suatu produk lokal, maka sangat memungkinkan KIM menjadi media promosi yang endingnya menghasilkan rupiah," lanjutnya. peserta workshop anggota KIM se-Kota Mojokerto-san
Workshop yang berlangsung di Aula Bappedalitbang Jl. Jawa 31 Kelurahan Kranggan Kota Mojokerto ini diikuti perwakilan KIM se-Kota Mojokerto dan semua KIM sangat aktif dalam berinteraktif dengan narasumber.“ KIM memang bukan wartawan, tetapi KIM dapat berperan sebagai wartawan di wilayah Kelurahan, " tegas Dili dalam menanggapi pertanyaan salah satu peserta.Pada forum ini, Dili menyampaikan materi terkait menulis berita dan penggunaan media sosial.
Sementara narasumber dari Diskominfo Provinsi Jatim, Pungki Setiawan, menyampaikan materi terkait kim.id , dan juga menjelaskan terkait rencana KIM Festival yang akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang. Ia berharap KIM Kota Mojokerto ada keterwakilan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Secara resmi workshop dibuka oleh Novia Kumala Dewi Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik mewakili Kepala Dinas Kominfo Kota Mojokerto. Dalam arahannya ia menegaskan bahwa, Diskominfo selaku instansi pembina KIM berkomitmen memberikan pendampingan dalam penyiapan lomba. "Kami berkomitmen untuk membantu teman-teman KIM dalam menyiapkan materi yang akan dilombakan," ungkapnya. Workshop, sosialisasi, pelatihan dan bentuk apapun yang diberikan kepada KIM adalah bagian dari komitmen Diskominfo selaku instansi pembina, lanjutnya.
KIM adalah mitra Diskominfo dalam diseminasi informasi. Selain top down, juga perlu adanya informasi dari bawah/masyarakat (bottom up). “Kami bersyukur di 18 Kelurahan di Kota Mojokerto telah terbentuk KIM dan semua telah memiliki media baik blog maupun media sosial,” pungkasnya. (an)