Safari Salat Subuh, Wali Kota Apresiasi Lembaga Pendidikan Islam

gambar utama
Ning Ita Wali Kota Mojokerto menyerahkan bantuan hibah untuk musala al ishlah -zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Lembaga pendidikan Islam merupakan salah satu sarana untuk membentengi generasi penerus bangsa di era globalisasi. Oleh karenanya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sangat mengapresiasi adanya berbagai lembaga pendidikan seperti TPQ dan madrasah diniyah di Kota Mojokerto.


"Musala Al Ishlah ini santrinya ada 100 lebih, insyaallah adalah benar-benar tempat yang bermanfaat, kecil tempatnya tapi disinilah tempat tholabul ilmi bagi anak-anak kita, calon generasi penerus bangsa. Dimana saya sangat apresiatif," kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto usai mengikuti salat subuh berjamaah di Musala Al Islah, Suronatan III pada Jumat (7/4/2023).


Lebih lanjut Ning Ita memberikan contoh bahwa handphone dapat dimanfaatkan untuk menstimulus kegiatan positif.


"Di pesantren para santri tidak diperbolehkan menggunakan handphone. Tapi penggunaan handphone juga bisa menjadi reward bagi santri yang mencapai target hafalan," terangnya memberi contoh.


para jamaah berdialog dengan wali kota saat safari sholat subuh-zan


Ning Ita menambahkan handphone memiliki pengaruh yang sangat luar biasa dalam kehidupan. Oleh karena itulah dibutuhkan bekal bagi anak-anak untuk memfilter dampak negatif dari gadget.


"Maka melalui TPQ, madrasah diniyah saya titip pendidikan karakter keagamaan, moral, penguatan sebagai pondasi agama terus dikuatkan karena itu adalah benteng bagi generasi penerus bangsa untuk bisa terhindar dari segala dampak negatif globalisasi zaman," pungkasnya.


Selain mengikuti salat subuh berjamaah, Njng Ita juga menyerahkan bantuan hibah sebesar 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) untuk musala al ishlah serta sarung untuk takmir masjid dan kurma untuk takjil para jamaah. (law/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: