Wali Kota Mojokerto memimpin rapat staf didampingi Sekda Kota Mojokerto-yor
Malang-GEMA MEDIA: Monitoring dan evaluasi secara berkala tentang program dan kegiatan masing-masing OPD merupakan hal yang penting dilakukan. Hal tersebut merupakan salah satu poin penting disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memimpin rapat staf di Ruang Meeting Rays Hotel UMM Malang pada Kamis, (12/1/23).
“Monitoring dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui program dan kegiatan mana yang sudah berjalan dan mana yang belum terealisasi sesuai jadwal sehingga perlu ada intervensi,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut. Ia juga menegaskan agar setiap kepala OPD menyampaikan keputusan rapat dan sosialisasi kepada jajaran dibawahnya sehingga setiap pegawai menerima informasi dengan benar. Jajaran Ka OPD saat mengikuti rapat staf-yor
Dalam rapat yang diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kota Mojokerto tersebut, Ning Ita juga menyampaikan bahwa RPJMD tidak hanya sebatas dokumen namun harus benar-benar dilaksanakan untuk dapat memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat.“Perangkat daerah menjadi pelaksana dokumen RPJMD. Informasi yang diterima anak buah di forum asistensi dan sosialisasi RPD juga perlu disampaikan kepada atasan, sehingga dapat saling cross check untuk dilakukan penguatan sinergi vertical dan horizontal,” tegasnya.
Dalam rapat ini, berdasarkan laporan capaian tahun 2022 dari Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Ning Ita mengarahkan agar salah satu fokus tahun 2023 adalah untuk menyelesaikan program-program pembangunan infrastruktur yang belum terselesaikan 100% di akhir tahun 2022. belum terselesaikan 100%. “Seperti pembangunan GOR Seni Mojopahit menjadi fokus penyelesaian, hal ini adalah mendukung capaian prestasi olahraga,” tuturnya. Jajaran Ka OPD saat mengikuti rapat staf-yor
Hal lain yang menjadi perhatian wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini adalah penataan pedagang sehingga para pedagang bisa terakomodir untuk mendapatkan tempat berdagang yang layak sesuai kluster/paguyuban masing-masing.“Potensi terbesar Kota Mojokerto ada pada bidang perdagangan skala mikro dan juga pembangunan infrastruktur untuk mendukung estetika wajah kota yang mendukung kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata. Fokus berikutnya adalah menata penghuni/pedagang ke dalam infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemerintah,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Ning Ita juga menyampaikan terima kasihnya kepada Kepala OPD dan jajarannya atas seluruh capaian prestasi yang telah dicapai selama 4 tahun kepemimpinannya. (law/an)