Pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai doa bersama anak yatim jelang pembangunan trotoar, Tugu Alun-alun dan skywalk-zan
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA : Demi kelancaran revitalisasi trotoar, Tugu Alun-alun dan skywalk, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran, ulama dan anak yatim menggelar doa bersama di paseban alun-alun kota. Kamis (28/7) sore.
"Doa bersama ini agar program pembangunan proyek strategis yang merupakan prioritas Wali Kota Mojokerto, yang bertepatan ada tiga proyek sekaligus yang dikerjakan tahun ini, di alun-alun ini agar semua berjalan lancar, aman dan selesai tepat waktu seperti yang kita harapkan," ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.
Dalam kesempatan ini Ning Ita berpesan kepada dua rekanan yang turut hadir, agar menyelesaikan proyek strategis ini dengan kualitas terbaik, serta memenuhi jadwal waktu yang telah ditentukan. Sehingga kemanfaatnya bisa segera dinikmati oleh masyarakat luas.
Sambutan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai gelar doa bersama anak yatim - zan
"Alun-alun ini adalah pusat berkumpulnya masyarakat, pusat dari berbagai kegiatan, seperti sosial, olahraga, ekonomi, selesainya proyek yang ada di alun-alun ini menjadi harapan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Maka amanah dari warga Kota Mojokerto ini untuk bisa dilaksanakan dengan baik," terangnya.
Melalui doa bersama ini, diharapkan menjadi penguat sluruh tim yang terlibat dalam pengerjaan proyek revitalisasi trotoar, Tugu Alun-alun dan skywalk agar berjalan lancar dan sesuai jadwal yang ditentukan.
"Dorongan doa yang kita laksanakan pada siang hingga sore hari ini insyallah akan menguatkan bagi seluruh tim dari rekanan yang mengerjakan proyek ini agar pekerjaan nya lancar," pungkasnya.
Sebagai informasi, rangkaian doa bersama ini dimulai dengan pembacaan Al-Qur'an 30 juz, selawat,pembacaan wirid, dan ditutup dengan doa yangdipimpin oleh Habib Alwi.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Mojokerto, sang suami Supriyadi KarimaSaiful, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Mashudi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDALITBANG) AgungMoeljono, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Bambang Mujiono. (Dit)