Lendedaris, pemandian sekarsari Kota Mojokerto salah satu destinasi wisata-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Terungkap alasan mengapa Wali kota Mojokerto mempertahankan keberadaam objek wisata air buatan Sekarsari. Pernyataan tersebut diungkapkan Wali kota dalam sesi ¬ice breaking, selepas menyampaikan arahan dalam Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai Hasil Tembakau dan Identifikasi Pita Cukai Tahun 2022 yang digelar di auditorium lantai empat Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Selasa (12/7).
“Karena Sekarsari ini salah satu objek wisata legendaris Kota Mojokerto. Pemandian ini sudah hadir menjadi destinasi wisata masyarakat Mojokerto sejak kurang lebih 50 tahun lalu,” ungkap Wali kota Ika Puspitasari dihadapan ratusan Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) asal Kecamatan Magersari dan Kranggan. Ning Ita Wali kota Mojokerto dan Kasatpol PP serta Narasumber saat sosialisasi DBHCHT-zan
Selama kurang lebih setengah abad dikelola pihak swasta, keberadaan kolam renang yang terletak di Jalan Empunala ini hampir tidak ada perkembangan berarti. Namun pasca diambil alih oleh pemerintah Kota Mojokerto, perombakan besar-besaran dilakukan demi mempercantik kolam renang di Jalan Empunala tersebut.
“Sekarang sudah ada menara Tribuana Tungga Dewi yang sekarang jadi ikon baru Kota Mojokerto. Lalu ada ornamen relief dan bangunan kapal bernuansa era Mojopahit,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini.
Ning Ita Wali kota Mojokerto saat menghampiri linmas yang sangat senior-zan
Sebagai informasi, perbaikan Sekarsari tidak hanya dari segi desain interior dan eksteriornya saja. Bagian utama, yaitu bangunan kolam renang pun tidak luput dari perhatian. Selain arena untuk anak-anak yang dilengkapi perosotan, pemandian ini juga memiliki kolam berkedalaman 1,6 meter dan panjang 25 meter yang telah memenuhi standar kejuaraan. Sehingga memungkinkan untuk digunakan berlatih renang oleh para atlet.
Saat ini restorasi telah rampung dan Ning Ita telah melakukan soft launching tepat di Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto (20/6) lalu. Sebagai hadiah HUT, pihaknya pun sempat membebaskan biaya masuk bagi warga Kota Mojokerto untuk menikmati wahana tersebut, yakni sejak 20 Juni sampai 3 Juli 2022. (EL/an)