Pelantikan DPC IWAPI Kota Mojkoerto, Wali Kota: Mari Teladani Ibunda Siti Khadijah
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA : Sebagai seorang perempuan muslim, salah satu sosok yang seharusnya dijadikan teladan adalah Siti Khadijah. Hal tersebut diungkapkan Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari pada forum pelantikan DPC IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kota Mojokerto, Selasa (28/6).
"Siti Khadijah adalah istri Nabi Muhammad. Beliau ini adalah seorang wanita pengusaha sukses. Dari beliau kita harus belajar, bagaimana menjadi seorang perempuan pengusaha yang memiliki akhlakul karimah," ujar Wali kota dalam kegiatan di pendopo Sabha Kridhatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto itu.
Hal itu berarti, dalam berwirausaha ataupun berdagang, harus tetap mengedepankan akhlak terpuji, sebagaimana diajarkan dalam ajaran agama Islam. Sosok Siti Khadijah menjadi perempuan pengusaha yang taat akan nilai-nilai tersebut, sehingga usahanya tumbuh pesat dan terdapat keberkahan di dalamnya.
Lebih lanjut, kiprah sebagai pengusaha seharusnya tidak hanya berfokus pada keuntungan pribadi atau kelompok, melainkan juga bagimana bisa berkontribusi pada perekonomian nasional.
Mengingat, selama pandemi terjadi resesi di berbagai daerah, temasuk Mojokerto. Sehingga perlu upaya untuk memulihkan dan terus meningkatkan kondisi yang ada.
Saat ini, perekonomian Kota Mojokerto sudah berada di angka positif. Wali Kota Ika pun menyadari bahwa capaian tersebut bukan semata-mata kerjanya sendiri."Kekuatan kolaborasi dan sinergi inilah yang bisa membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto," ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.
Sehingga Ning Ita pun juga memberikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang sudah berkontribusi, termasuk IWAPI. Ia pun juga berharap, para pengusaha dari beragam jenis usaha yang tergabung dalam IWAPI ini ke depan masih terus memberikan dampak positif bagi Kota Mojokerto.
"Karena sejatinya, setiap usaha dan pekerjaan yang kita lakukan, apabila dilakukan dengan tulus, bersungguh-sungguh, dan memberikan manfaat bagi yang lain, akan menjadi sebuah ladang pahala yang bisa kita nikmati kelak," pungkasnya. (EL)
"Siti Khadijah adalah istri Nabi Muhammad. Beliau ini adalah seorang wanita pengusaha sukses. Dari beliau kita harus belajar, bagaimana menjadi seorang perempuan pengusaha yang memiliki akhlakul karimah," ujar Wali kota dalam kegiatan di pendopo Sabha Kridhatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto itu.
Hal itu berarti, dalam berwirausaha ataupun berdagang, harus tetap mengedepankan akhlak terpuji, sebagaimana diajarkan dalam ajaran agama Islam. Sosok Siti Khadijah menjadi perempuan pengusaha yang taat akan nilai-nilai tersebut, sehingga usahanya tumbuh pesat dan terdapat keberkahan di dalamnya.
Lebih lanjut, kiprah sebagai pengusaha seharusnya tidak hanya berfokus pada keuntungan pribadi atau kelompok, melainkan juga bagimana bisa berkontribusi pada perekonomian nasional.
Mengingat, selama pandemi terjadi resesi di berbagai daerah, temasuk Mojokerto. Sehingga perlu upaya untuk memulihkan dan terus meningkatkan kondisi yang ada.
Saat ini, perekonomian Kota Mojokerto sudah berada di angka positif. Wali Kota Ika pun menyadari bahwa capaian tersebut bukan semata-mata kerjanya sendiri."Kekuatan kolaborasi dan sinergi inilah yang bisa membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto," ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.
Sehingga Ning Ita pun juga memberikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang sudah berkontribusi, termasuk IWAPI. Ia pun juga berharap, para pengusaha dari beragam jenis usaha yang tergabung dalam IWAPI ini ke depan masih terus memberikan dampak positif bagi Kota Mojokerto.
"Karena sejatinya, setiap usaha dan pekerjaan yang kita lakukan, apabila dilakukan dengan tulus, bersungguh-sungguh, dan memberikan manfaat bagi yang lain, akan menjadi sebuah ladang pahala yang bisa kita nikmati kelak," pungkasnya. (EL)

