Sambut Idul Fitri 1443 H, Pemkot Mojokerto Gemakan Takbir di Rumah Rakyat

gambar utama
Ning Ita tabuh bedug bersama Danrem 082 Kolonel Inf. Unang Sudargo saat gema takbir-zan
Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Meski tempat ibadah sudah dibuka dengan kapasitas 100% selama bulan Ramadhan, ada beberapa larangan yang masih harus ditaati oleh masyarakat diantaranya adalah melakukan takbir keliling khususnya yang menggunakan kendaraan bermotor. Terkait hal ini, untuk menyambut Idul Fitri 1443 H Pemerintah Kota Mojokerto menyelenggarakan takbir menetap di Pendopo Sabha Kridha Tama Rumah Rakyat pada Minggu (1/4).


Malam ini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Danrem 082 Kolonel Inf. Unang Sudargo bersama-sama memukul bedug dan disambut dengan gema takbir oleh seluruh hadirin yang ada Pendopo Sabha Krida Tama.


"Alhamdulillah malam hari ini kita bisa mendengar kumandang takbir di berbagai penjuru yang ada di Kota Mojokerto. Ini menandakan bahwa berakhirlah Ramadhan 1443 H dan akan segera tergantikan dengan 1 Syawal 1443 H."kata Wali Kota Ika Puspitasari dalam takbir menetap malam ini.


Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto lebih lanjut menyampaikan bahwa berakhirnya Ramadhan membawa dua sisi berbeda. Yakni kebahagiaan dengan datangnya Idul fitri dan rasa sedih karena merindukan malam-malam untuk senantiasa merasa sangat dekat dengan Sang Pencipta.

Ning Ita dan suami Supriyadi Karima Saiful dalam agenda gema takbir di rumah rakyat-zan



Lebih lanjut, Ning Ita yang hadir bersama suami Supriyadi Karima Saiful menyampaikan bahwa di tahun 2022 atas sinergitas pemerintah dan seluruh stakeholder dan unsur masyarakat telah mampu mengendalikan angka keterpaparan covid di negeri ini termasuk di Kota Mojokerto. "Sehingga tahun 2022 ini adalah pertama kalinya meskipun pandemi belum berakhir pemerintah telah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan dengan pengumpulan massa tanpa ada pembatasan Seperti halnya di tahun-tahun sebelumnya."tuturnya


Dengan status level 1 PPKM di Kota Mojokerto masyarakat bisa leluasa melaksanakan kegiatan dengan kapasitas 100%. "Ini adalah sebuah kondisi yang wajib kita syukuri bersama, semoga setelah Idul Fitri usai masa libur atau cuti bersama ini , maka tidak akan terjadi lonjakan angka kasus keterpaparan covid lagi. Itu doa yang harus senantiasa kita panjatkan karena kita semua menginginkan negeri ini segera bangkit. Ekonomi Kota Mojokerto, ekonomi Jawa Timur dan juga ekonomi Indonesia segera pulih seperti sedia kala."pungkasnya.


Turut hadir dalam takbir menetap malam ini Kepala Pimpinan Cabang Bank Jatim Mojokerto Yudi Eko Prastowo, mewakili Dandim 0815 Danramil Magersari Lettu Inf. Purwono, mewakili Kapolresta Mojokerto Kapolsek Magersari Kompol Bambang Soegiharto serta segenap jajaran Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, Camat dan Lurah se-Kota Mojokerto. (Na/an)

Bagikan berita ini:

Berita Terkait: