Ning Ita di Kelurahan Pulorejo saat bagi sembako bagi ketua RT,RW dan ketua LPM Kelurahan Mentikan, Kauman dan Pulorejo-Jen
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA: Penyaluran paket sembako bagi ketua RT, RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Mojokerto menjadi momen silaturahmi bagi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran perangkat daerah pada level bawah. Mengingat Surat edaran yang diterbitkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung bernomor R-0055/Seskab/DKK/3/2022 tentang pembatasan kegiatan buka puasa bersama pada Ramadhan dan pelarangan open house halal bi halalHari Raya Idul Fitri 1443 H. secara simbolis Ning Ita menyerahkan bantuan sembako kepada salah seorang penerima-Jen
Dalam SE tersebut Mendagri meminta Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun setelah Lebaran. "Pada kesempatan ini saya atas nama Pemerintah Kota dan juga atas nama pribadi mohon maaf lahir dan batin apabila selama ini dalam berinteraksi ada kesalahan dan kekhilafan mohon dimaafkan. Karena nanti pada saat Idul Fitri kami seluruh pejabat pemerintah se-Indonesia belum boleh open house, maka kesempatan ini kami gunakan untuk silaturahmi," ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota saat penyaluran sembako bagi ketua RT/RW dan LPM di kantor Kelurahan Pulorejo. Rabu (27/4).
Lebih lanjut dikatakan Ning Ita, Pemerintah Kota Mojokerto merasa sangat terbantu atas sumbangsih Ketua RT dan RW yang telah menjadi penyambung aspirasi masyarakat di level bawah. "Kami Pemerintah Kota sangat terbantu dengan sumbangsih Ketua RT/RW, banyak hal mungkin yang terjadi di masyarakat yang tidak sampai pada telinga dan juga mata kami, karena keterbatasan kami," ujar Wali Kota. Penyerahan simbolis paket sembako di 3 Kelurahan bertempat di Kelurahan Pulorejo-Jen
Sebagai informasi, sebanyak 945 paket sembako bagi Ketua RT/RW, LPM dan tenaga kebersihan di 18 Kelurahan se-Kota Mojokerto disalurkan secara bergiliran mulai 24 April hingga 28 April mendatang. "Ini kami anggarkan setiap tahun, kami menganggap bahwa tugas dan tanggung jawab RT/RW itu sangat berat, karena ujung tombaknya pemerintah di tingkat paling bawah, jadi ini bentuk apresiasi kami," imbuh Iwandoko Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mojokerto. (dit/an)