MUSYAWARAH OLAHRAGA KOTA MOJOKERTO, KONI ROMBAK KEPENGURUSAN

gambar utama
Musyawarah olahraga dihadiri oleh seluruh pengurus KONI dan perwakilan Cabor-foto rony
MOJOKERTO - (GEMA MEDIA) - Dengan berakhirnya kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto tahun periode tahun 2013-2018, pengurus KONI menyelanggarakan musyarawah olahraga dengan agenda perombakan kepengurusan. Kegiatan dipenghujung tahun 2018 ini, dilaksanakan di Pendopo Graha Praja Wijaya, Pemkot Mojokerto, Jalan Gajah Mada 145, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (26/12/2018).

Musyawarah kali ini dihadiri  langsung Walikota Mojokerto, Ketua harian KONI Provinsi Jawa Timur, Ketua KONI Kota Mojokerto dan seluruh jajaran KONI Kota Mojokerto serta seluruh ketua Cabang Olahraga.

Walikota Mojokerto membuka acara musyawarah olahraga Kota Mojokerto-foto rony


Dalam sambutannya, Ketua harian KONI Provinsi Jawa Timur, Drs. M. Nabil, M.Si menyampaikan, pada dasarnya tugas KONI ialah mencari bibit-bibit atlit, melakukan pembinaan dan meningkatkan prestasi atlit. "KONI harus menjadi orangnya pemerintah dalam bidang olah raga, artinya apa yang dilakukan semata-mata untuk kemajuan daerah dan mengangkat nama pemerintah daerah," kata Nabil.

Selain itu, lanjutnya, olahraga di sini yakni berbasis prestasi, rekreasi dan industrialisasi. Artinya, atlit-atlit yang berprestasi secara tidak langsung bisa mengangkat harkat, martabat serta kehidupannya untuk menjadi lebih baik. "KONI mempunyai tanggung jawab moral terhadap generasi muda dalam bidang olah raga. Memberikan prestasi terbaik dengan beberapa langkah yang diawali dengan menyiapkan pelatih-pelatih yang profesional dan mempunyai karakter yang kuat untuk membangun prestasi olah raga itu sendiri," tandasnya.

Sementara itu, Walikota Mojokerto H. Ika Puspitasari, SE memberikan arahan yang disampaikan kepada seluruh pengurus dan calon pengurus KONI yang akan menduduki jabatannya selama lima tahun ke depan.  "KONI adalah kepanjangan tangan pemerintah dalam bidang olah raga, seluruh pengurus dituntut mampu melaksanakan tugasnya secara profesional dan mandiri dalam meningkatkan prestasi olah raga," kata Ning Ita, sapaan Walikota Mojokerto.

Masih kata Ning Ita, untuk bisa mewujudkan hal itu sangat perlu dilakukan langkah-langkah manajemen yang baik. Mulai Perencanaan, pengawasan hingga evaluasi kerja. "Seluruh pengurus harus mampu berkomunikasi, bersinergi dan bekerjasama yang baik dimana tiga hal tersebut menjadi kunci tercapainya tujuan kita bersama yaitu generasi berprestasi," tambahnya.

Ditandaskan pula, bahwa peran serta masyarakat juga sangat diharapkan guna mendukung program yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan oleh KONI dengan cara bisa turut serta mendorong putra putrinya yang memang mempunyai bakat di bidang olah raga, agar bisa mengikuti cabang-cabang olah raga yang sudah ada. "Harapan saya, KONI ke depan bisa lebih baik dan mampu mencetak atlit-atlit berprestasi sebagai kebanggaan kita bersama, pemerintah Kota Mojokerto dan seluruh warga Kota Mojokerto," pungkasnya. (Ron/ri)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: