BPNT 2022 KPM Kota Mojokerto Cair, DinsosP3A Tekankan Untuk Beli Kebutuhan Pangan

gambar utama
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Mojokerto tahap pertama-Jen

Kota Mojokerto – GEMA MEDIA: Sebanyak 2 ribu 884 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Kota Mojokerto terdafatar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama dari Kementrian Sosial RI. Penyaluran yang difasilitasi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) ini dijadwalkan mulai hari ini, Jumat dan Sabtu (25-26/2).

Sekretaris DinsosP3A Kota Mojokerto, Susilowati mengatakan, penyaluran dilakukan langsung oleh petugas PT. Pos Indonesia di berbagai titik lokasi.
“Jadi ada yang ambil di kantor Kecamatan, kantor Kelurahan, dan vestibule (ruang depan) pensiunan kantor pos, tergantung jumlah KPM,” ujar Susi, saat meninjau penyaluran BPNT di kantor Kecamatan Parajurit Kulon, Jumat pagi (26/2/2022).

Penyaluran di kantor Kecamatan Pralon sendiri ditujukan untuk warga Kelurahan Kauman, Mentikan, dan Surodinawan. Sementara KPM dari Kelurahan lainnya mengambil di kantor Kelurahan masing-masing, kecuali Kelurahan Purwotengah, Sentanan, Jagalan, Gedongan, dan Miji, yang dilakukan di vestibule pensiunan kantor pos, besok (26/2). Pembagian tersebut dimaksudkan untuk menghindari kerumunan, sehingga tetap patuh prokes.

Setiap KPM menerima 600 ribu rupiah untuk Januari-Maret 2022-Jen


Susi juga menambahkan bahwa penyaluran kali ini mencakup BPNT bulan Januari sampai Maret. “BPNT tahap pertama ini cair untuk tiga bulan mulai Januari hingga Maret 2022. Tiap bulannya 200 ribu rupiah per KPM. Jadi, satu KPM akan menerima 600 ribu rupiah," ujarnya.

Diketahui pencairan BPNT kali ini berupa uang tunai, tidak seperi biasanya yang disalurkan lewat e-warung berupa sembako. Meski demikian, sesuai namanya –Bantuan Pangan, Susi tetap menghimbau agar KPM dapat bijak menggunakan uang tersebut.

“Manfaatkan uang ini sesuai dengan peruntukan awal, yaitu beli kebutuhan pangan sehari-hari. Utamanya untuk sembako, kebutuhan protein seperti telur, juga sayur-mayur. Jangan untuk yang lainnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa di kondisi pandemi seperti ini, status gizi keluarga harus bisa terpenuhi dengan baik, agar imun bisa meningkat. Sehingga Kesehatan KPM dapat terjaga dan terhindar dari paparan virus.

Selain menyalurkan BPNT, pada kesempatan tersebut, juga dibuka gerai vaksinasi, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB). “Jadi, untuk bisa dapat bantuan KPM harus sudah vaksin lengkap. Kalau belum, dan memang memenuhi syarat bisa vaksin, KPM akan langsung divaksin di sini. Ini juga sebagai upaya untuk melindungi masyarakat,” pungkas Susi. (EL/an)

Bagikan berita ini:

Berita Terkait: