Kota Mojokerto – GEMA MEDIA : Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta hasil evaluasi program peningkatan ketahanan pangan untuk dilaporkan secara berkala setiap bulan kepada Wali Kota. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, pada Senin (7/2/2022) pagi.
Program peningkatan ketahanan pangan sendiri merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kota Mojokerto yang menjadi tugas dan tanggung jawab utama DKPP dan telah berjalan selama dua tahun terakhir di masa pandemi Covid-19, dengan dua kegiatan diantaranya Kegiatan Inkubasi Wirausaha dan Kelompok Usaha Ketahanan Pangan.
Karyawan dan karyawati DKPP mengikuti apel pagi dipimpin oleh Walikota Mojokerto-Jen
“Kegiatan Inkubasi Wirausaha dan Kelompok Usaha Ketahanan Pangan ini menjadi atensi penting dan prioritas yang diemban oleh DKPP, maka dari itu dari seluruh sasaran yang telah mendapatkan program kegiatan tersebut mohon untuk dilakukan evaluasi secara berkala dan hasilnya dilaporkan secara berkala setiap bulan kepada Wali Kota secara langsung,” ujar Ning Ita sapaan akrab Wali Kota.
Ditambahkan Ning Ita, meski tugas pelaporan ada pada Kepala Dinas dan Sekretaris, namun tim yang ada dibawahnya baik Kepala Bidang, Kepala Seksi, hingga staf sebagai pelaksana teknis memiliki tanggung jawab yang sama untuk mendukung dan mensukseskan hal tersebut. “Semua memiliki tangung jawab yang sama untuk mensukseskan hal tersebut,” imbuhnya.
Lebih lanjut pada kesempatan ini, orang nomor satu di Kota Mojokerto tersebut juga mengingatkan bahwa awal tahun bukan menjadi waktu untuk bekerja lebih santai, pada penghujung tahun lalu ia telah menegaskan bahwa pada tahun 2022 seluruh program kegiatan yang menjadi tugas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus dibagi secara merata didalam 12 bulan sepanjang tahun 2022.
“Saya ulangi harus dibagi merata, khususnya di tribulan pertama yang biasanya kegiatan itu masih diberikan target yang cukup rendah jika dibandingkan Tribulan berikutnya. Maka didalam membuat rencana kerja maksimal di Tribulan ketiga kegiatan–kegiatan pokok harus bisa terselesaikan semuanya,” tegas Ning Ita.
Sebagai informasi, selama pandemi dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Mojokerto memiliki satu inovasi untuk meningkatkan ketahanan pangan, memulihkan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana pada poin pertama merupakan tugas dan fungsi dari DKPP, sementara dua poin terakhir merupakan kewajiban yang harus diemban dalam rangka menjalankan tugas berdasarkan instruksi atas terjadinya pandemi covid-19.
Rencanaya, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini akan memimpin Apel pagi secara bergiliran di masing - masing Dinas yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. (dit/an)