Antusias warga Kecamatan Prajurit Kulon saat antri operasi pasar minyak goreng yang di lakukan oleh Diskpoukmperindag. Kamis, (13/1/2021). (Foto-Fauzan)
Mojokerto - Gemamedia - Sejak pagi, halaman kantor Kecamatan Pajurit Kulon telah dipenuhi warga, terutama ibu-ibu yang rela mengantre untuk mendapatkan minyak murah, Kamis (13/1/2022). Hal itu nampak saat Diskopukmperindag (Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan) Kota Mojokerto menggelar pasar murah. Kali ini giliran komoditas minyak goreng yang dijual dengan harga miring Rp 14.000/liter.
Kegiatan pasar murah ini dalam rangka stabilisasi harga minyak goreng yang belakangan mengalami kenaikan. Mengutip data dari laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per hari ini, Kamis (13/1) harga minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp19.000/kg, sementara minyak goreng kemasan bermerk 2 dibanderol Rp18.400/kg.
Salah satu warga saat membeli minyak goreng saat operasi pasar di halaman Kecamatan Prajurit Kulon. (Foto-Fauzan)
Target utama kegiatan tersebut yaitu masyarakat yang terdampak langsung, seperti para pelaku usaha kecil makanan dan juga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk bisa membeli minyak goreng bersubsidi, warga harus membawa foto copy KK (kartu keluarga). Pembelian dibatasi maksimal dua liter tiap KK. Pembatasan tersebut dimaksudkan agar manfaat bisa dirasakan oleh masyarakat secara merata.
"Alhamdulillah, seneng ada diskon minyak goreng seperti ini", ujar Uswatun (28), warga Pekuncen, Surodinawan yang mengaku mendapat info operasi pasar dari ketua RT lingkungannya.
Antrian warga menunggu gilisan pembelian minyak goreng saat operasi pasar stabilisasi minyak goreng. (Foto-Fauzan)
Selain itu, terdapat Kusmiati (34) yang mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. "Harga bahan lagi mahal, tapi mau naikkan harga ke pembeli juga tidak mungkin. Jadi ada pasar murah gini sangat membantu," ujar perempuan pemilik warung lesehan sederhana "Mekar Sari" tersebut.
Operasi pasar minyak goreng ini digelar di masing-masing kecamatan pada hari yang berbeda, 13-15 Januari. Berdasarkan jadwal, pasar murah Kecamatan Kranggan akan digelar di Klenteng Hok Siang Kong besok (14/1). Sementara bagi warga Kecamatan Magersari berlokasi di Rest Area Gunung Gedangan, lusa (15/1). (El/Jen)