Pastikan Prokes diterapkan, Ning Ita Sidak hari pertama PTM terbatas 100 persen

gambar utama
Ning Ita akrab dengan anak-anak, dan penuh perhatian-zan
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA ; Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas 100 persen, bagi seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri maupun Swasta di kota Mojokerto. Senin (3/1/2022).

Sidak dilakukan Ning Ita sapaan akrab Wali Kota di dua Sekolah, yakni SD Negeri Purwotengah dan SMP Negeri 2 Kota Mojokerto. Dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokero Amin Wachid, Ning Ita memastikan protokol kesehatan pada dua sekolah tersebut di terapkan dengan baik.

"Protokol kesehatan tetap menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap sekolah yang hari ini mulai hari pertama menyelenggarakan PTM terbatas 100 persen" ungkap Wali Kota.

Selain protokol kesehatan, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah jam pulang sekolah. Ning Ita menghimbau untuk mengantisipasi kerumunan pada jam pulang sekolah, sekolah perlu memperhatikan pengaturan jam pulang yang berbeda.

di SMP Negeri 2 Ning Ita didampingi Amin Wachid-zan


"Agar tidak menjadi potensi kerumunan, maka jam pulang sekolah juga harus diatur paling tidak ada selisih lima atau sepuluh menit setiap jenjang kelas sehingga menghindari kerumunan ketika terjadi penjemputan anak-anak" imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menjelaskan total ada 59 SD Negeri/Swasta, dan 10 SMP Negeri/Swasta yang melaksanakan PTM terbatas 100 persen mulai hari ini.

Ning Ita saat memberikan arahan kepada anak-anak SMP Negeri 2 Kota Mojokerto-zan


"Bedanya dengan PTM yang sebelumnya, kali ini semua ruangan terisi dengan kuota maksimal siswa. Jam pembelajaran tidak ada shift-shift an lagi. Berbeda dengan PTM terbatas 50 persen yang lalu, dimana satu kelas dibagi dua shift" jelas Amin.

Lebih lanjut selama PTM terbatas 100 persen berlangsung, jam istirahat sekolah juga ditiadakan, para siswa masuk kelas mulai pukul 06.45 hingga pukul 11.00 siang.

"Selama PTM terbatas 100 persen ini kantin belum buka, jadi anak- anak sudah kami himbau untuk membawa bekal sendiri dari rumah" pungkasnya.

Diketahui, yang menjadi pertimbangan diterapkan PTM terbatas 100 persen ini diantaranya Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, capaian vaksinasi umum kota Mojokerto tertinggi se-Jawa Timur, serta capaian vaksinasi anak yang telah lebih dari 50 persen. (dit/an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: