Pembinaan ASN kecamatan Pralon, Ning Ita ingatkan Setiap kegiatan harus mengacu pada RPJMD

gambar utama
Walikota dan Kepala BKPSDM dalam pembinaan ASN dan Non ASN Kecamatan Prajuritkulon-jen
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA ; Sebanyak 87 orang ASN dan Non ASN pada Kecamatan Prajurit Kulon (Pralon) mendapatkan pembinaan kinerja secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Ruang Sabha Mandala Madya Pemerintah Kota Mojokerto. Jumat (24/12/2021) sore.

Dalam arahanya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota mengingatkan kembali, bahwa sebagai pelaksana administratif dan koordinator dalam pelayanan publik di level terbawah, setiap kegiatan yang dilakukan di level Kecamatan hingga Kelurahan tetap harus mengacu pada RPJMD sebagai pedoman.

"Didalam Perda RPJMD itu ada prioritasnya Wali Kota, apa saja yang harus dilakukan dalam lima tahun mengemban amanah.  Perda inilah yang menjadi rujukan kita semua dalam bekerja, jadi semua yang dilakukan di Dinas, BLUD, UPT, Kecamatan hingga Kelurahan itu semuanya mengacu kepada perda RPJMD" jelasnya.

ASN dan non ASN Kecamatan Prajuritkulon-jen


Dikatakan Ning Ita, selain skala prioritas program Wali Kota, di dalam RPJMD juga terdapat indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur seberapa sukses Wali Kota didalam bekerja menggerakan seluruh potensi yang ada di Pemerintah kota untuk mencapai target yang sudah di sah kan dalam perda RPJMD.

Pada kesempatan ini ia juga turut menyinggung terkait akuntabilitas kinerja yang diukur melalui nilai SAKIP. Seberapa besar kemampuan dari masing-masing personal ASN maupun organisasi di level kelurahan dan kecamatan dalam menterjemahkan program-program dan kegiatan yang berbasis kinerja secara efektif dan efisien."Setiap rupiah yang dianggarkan itu harus ada output, harus ada manfaatnya. Tidak hanya sekedar program selesai dilaksanakan, SPJ dikerjakan, bukan itu, tapi harus ada kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat. Itu merupakan akuntabilitas kinerja diukur dengan nilai SAKIP" tegas Ning Ita.

"Semakin tinggi nilai SAKIP artinya semakin tinggi pula akuntabilitas kinerja" imbuhnya. Pembinaan ini sengaja dilakukan pada sore hari agar tidak mengganggu jam pelayanan bagi masyarakat. Turut hair dalam forum ini mendampingi Ning Ita, Kepala BKPSDM kota Mojokerto Muhamad Imron, dan Camat Prajurit Kulon Heka Marta Fanani. (dit/an)

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: