Targetkan capaian 50 poin dalam PORPROV Jatim 2022, KONI Kota Mojokerto gelar Rapat Koordinasi

gambar utama
Walikota Mojokerto memberikan pengarahan saat rapat koordinasi KONI-jen
Kota Mojokerto - GEMA MEDIA ; Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2022 mendatang, Rabu (22/12/2021).

Bertempat di Pendopo Sabha Mandala Tama Pemerintah Kota Mojokerto, Rakor yang dibuka oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari ini dalam rangka menyatukan komitmen, tekad, serta semangat KONI dan Cabang Olahraga (Cabor) dalam menghadapi Porprov Jatim tahun 2022 mendatang.

Diketahui dari laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Nur Hariyanto selaku Ketua Harian KONI Kota Mojokerto, KONI Kota Mojokerto telah menargetkan prestasi yang diperoleh dalam Porprov Jatim tahun 2022 mencapai hingga 50 poin.

"Meskipun kota Mojokerto ini kotanya kecil, jika bisa meraih 50 poin dalam Porprov Jatim tahun 2022, maka atlet kota Mojokerto akan diperhitungkan oleh daerah lain" ujar nya.

Rapat koordinasi KONI mentargetkan 50 poin-jen


Dalam sambutan pengarahnya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto berpesan kepada seluruh jajaran pegiat olahraga serta para atlet agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan olahraga ataupun penyelenggaraan turnamen.

Dengan ditundanya Porprov Jatim yang sedianya dilaksanakan pada tahun 2021. Ning Ita ingin para atlet memanfaatkan waktu yang lebih longgar untuk berlatih lebih giat lagi.

"Dengan ditundanya Porprov Jatim ini harapan saya dengan waktu yang lebih panjang, kesempatan yang lebih besar untuk berlatih maka di Porprov tahun 2022 kita bisa mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu yang lebih banyak lagi dari target yang ditentukan" ujar Ning Ita.

Walikota Mojokerto (kiri) dan ketua KONI Kota Mojokerto-jen


Lebih lanjut orang nomor satu di kota Mojokerto ingin, agar seluruh program KONI kota Mojokerto juga harus diintegrasikan dengan program Pemerintah Kota Mojokerto, salah satunya menjaring atlet sejak usia anak.

"Bagaimana peran KONI saya harapkan disini bisa menjaring calon- calon atlet di usia Pendidikan Dasar, Menengah Pertama dan Menengah atas, mengajak mereka untuk terlibat. Agar ini bisa kita sinergikan dalam upaya program Pemkot Mojokerto untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya anak-anak yang usianya masih belasan tahun ini" imbuhnya.

Turut hadir dalam forum ini, Ketua umum KONI Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo. Asisten administrasi umum Setda Kota Mojokerto, Subambihanto. Irban 1 Inspektorat kota Mojokerto, Dra Kusnawati. Serta Kasubsi Ekmon Bidang Intelijen Kejari Kota Mojokerto, Agung Setyo Laksono Atmojo. (dit/an)

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: