Mojokerto - GEMA MEDIA ; Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan ziarah ke makam Proklamator Bangsa, Bung Karno, yang berada di Jalan Ir. Soekarno, No. 152, Bendogerit, Kecamatan Senanwetan, Kota Blitar. Kamis (7/10/2021) malam.
Pada kesempatan ini Ning Ita sapaan akrab Wali Kota menjelaskan, kedatangan rombongan Forkopimda Kota Mojokerto ini sekaligus ingin mendapat keberkahan terkait pendirian "Soekarno Center" yang sedang disiapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto.
Ning Ita saat menyampaikan sambutan-jen
"Kami sudah membuat suatu grand design di Sekolah Ongko Loro yang dulu tempat Soekarno mengenyam pendidikan dasar, menjadi pusat kajian Soekarno di masa kecil" ujar Ning Ita
Diketahui menurut buku sejarah, Selama kurang lebih 8 tahun, sekitar tahun 1907-1918 Soekarno kecil tinggal dan mengenyam pendidikan dasar di Kota Mojokerto, mulai dari Sekolah Ongko Loro yang kini menjadi SD Purwotengah. yang kemudian dilanjutkan di sekolah dasar berbahasa belanda yakni Europesche Lagere School (ELS) yang kini menjadi SMP Negeri 2.
"Kedua bangunan sekolah tempat beliau mengenyam pendidikan dasar itu sudah kami tetapkan sebagai cagar budaya, meskipun saat ini keduanya masih berfungsi sebagai sekolah" jelasnya.
Foto kegiatan Soekarno tempo dulu-jen
Di era kepemimpinan Ning Ita, Kota Mojokerto diarahkan untuk menjadi Kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya, diantaranya sejarah Majapahit, dan sejarah sang Proklamator Bung Karno. Diharapkan kedua sejarah Bangsa Indonesia ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berwisata sejarah seperti kota Blitar.
"Kami juga sudah bertemu dengan sekjen PDI-P, Mas Hasto, kami mohon untuk disampaikan ke Bu Mega, bahwa kami ingin nguri-nguri sejarah Bung Karno di Kota Mojokerto. Dan alhamdulillah disambut baik oleh beliau. salah satu arahanya adalah nyekar ke Makam Sang Proklamator sebelum kami mulai membangun" Ujarnya.
Lebih lanjut ia berharap kedepan kebaikan, dan potensi wisata sejarah Bung Karno ini juga bisa menular ke Kota Mojokerto ketika membangun "Soekarno Center".
"Semoga kehadiran kami ke kota Blitar ini keberkahanya bisa menular, untuk menjadi potensi wisata sejarah Soekarno disana" pungkas Ning Ita. (dit/an)