sosialisasi kemitraan usaha bagi UKM diselenggarakan oleh DPM-PTSP dan Naker-jen
Mojokerto - GEMA MEDIA : Dalam rangka meningkatkan potensi pendapatan bagi Usaha Kecil Mikro (UKM), Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-NAKER) mengadakan Sosialisasi Kemitraan Usaha bagi UKM, yang dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Kamis (7/10/2021).
Bertempat di Ruang Sabha Mandala Madya Balaikota Mojokerto, sosialisasi ini sekaligus mempertemukan antara perwakilan pengusaha - pengusaha besar seperti retail, perhotelan, dengan usaha -usaha kecil, mikro yang ada di Kota Mojokerto.
Ning Ita Walikota Mojokerto saat memberikan arahan kepda para pelaku usaha-jen
Dengan menghadirkan Narasumber dari Universitas Airlangga, Surabaya, Dr. Erna Setiyaningrum, S.IP., M.Si. Sosialisasi ini dihadiri setidaknya 50 pelaku usaha yang terdiri dari toko modern 6 peserta, pengusaha hotel 7 peserta, pabrik sepatu dan alas kali 3 peserta, serta pelaku usaha mikro kecil produk Makanan dan Minuman sebanyak 34 peserta.
Para pelku usaha sedang mengikuti sosialisasi kemitraan usaha-jen
Pada kesempatan ini, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota mengatakan, dengan adanya pendaftaran secara masif pelaku UKM di Kota Mojokerto melalui Online Single Submission (OSS) dan telah mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), maka selanjutnya Pemkot Mojokerto akan menfasilitasi akses kemitraan dengan usaha- usaha besar yang akan terkait antara satu dengan lainya.
"Bagaimana kedepan akses untuk kemitraan dengan usaha - usaha besar ini bisa kita kaitkan satu sama lain, dalam rangka meningkatkan potensi pendapatan bagi usaha mikro kecil" ungkap Ning Ita.
Meskipun diketahui, bahwasanya usaha besar di Kota Mojokerto cukup terbatas, namun bukan menjadi alasan untuk tidak bisa dilakukan kemitraan usaha.
"Bukan berarti dengan terbatas ini kemitraan tidak bisa dilakukan, itu tetep bisa kita upayakan" ujar nya.
Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, dengan pembangunan Kota Mojokerto kearah Kota Pariwisata, sektor UKM merupakan sektor yang tidak terlepas dari pendukung dari pariwisata.
"Keberadaan UKM ini akan menjadi satu bagian integral atas pariwisata yang terbun di Kota Mojokerto. Jika pariwisatanya berkembang, maka sektor UKM nya pun pasti ikut terdongkrak" jelasnya.
Sementara itu Heriana Dodik M selaku Plt. kepala DPMPTSP- NAKER Kota Mojokerto yang turut mendampingi Ning Ita menambahkan, pada tahun 2021, sebanyak 1.897 pelaku usaha yang telah mendaftar untuk mendapatkan NIB melalui OSS.
"Ini meningkat drastis, sebelumnya pada tahun 2020 hanya 555 pelaku usaha yang mendaftar. Tahun ini kami juga melakukan pelayanan jemput bola langsung turun ke kelurahan- kelurahan untuk memberikan pelayanan pembuatan NIB melalui OSS ini" jelas Dodik. (dit/an)