WUJUDKAN KOTA PARIWISATA, PEMKOT MOJOKERTO SIAPKAN INDUSTRI KREATIF MELALUI "INKUBASI WIRAUSAHA SABLON DAN PRINTING"

gambar utama
Pelatihan inkubasi wirausaha sablon dan rinting-jen
Mojokerto - Gema Media ; guna mendukung terwujudnya Kota Pariwisata. Pemerintah Kota Mojokerto sedang mempersiapkan industri kreatif salah satunya melalui Inkubasi Wirausaha di bidang Sablon dan Printing.

Hal tersebut terungkap saat Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka Inkubasi Wirausaha sablon dan printing, di Rest Area Gunung Gedangan. Selasa (5/10/2021).

"Untuk menjadi kota pariwisata, tentu sektor- sektor ekonomi kreatif ibi harus kita siapkan, karena jika ada wisatawan yang berkunjung pasti yang di beli adalah oleh-oleh" kata Ning Ita.

Lebih lanjut Pemkot Mojokerto telah menyiapkan beberapa gerai penjualan, diantaranya Sunrise Mall, Rest Area Gunung Gedangan, serta GMSC. Menurutnya Pemkot Mojokerto telah menyiapkan beberapa stand untuk menjual produk hasil inkubasi wirausaha ini.

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari-jen


"Di GMSC kali siapkan dua gerai Dekranasda, di Sunrise mall juga telah kami siapkan, selain itu kami (Pemkot ; read) juga akan memberikan pendampingan kurang lebih selama 6 bulan bagi para peserta inkubasi wirausaha ini" ungkapnya.

Selain bertujuan menyiapkan industri kreatif, Program inkubasi wirausaha ini juga bertujuan untuk pemulihan ekonomi bagi warga terdampat covid-19, serta memberdayaan warga penerima bansos agar bisa mandiri.

Ani Wijaya Kepala Diskopukmperindag-jen


"Pemerintah yang menfasilitasi, masyarakat yang bergerak agar ekonomi pulih kembali" pungkasnya.

Sementara itu Ani Wijaya selaku Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto menjelaskan, Pemkot Mojokerto akan  terus memberikan pendampingan hingga peserta bisa berpenghasilan secara mandiri.

"Selain teknik, kami juga akan mendampingi terkait managerial, bagaimana cara menghitung modal awal, hinga cara pemasaran" jelas Ani Wijaya.

Selain menyediakan tempat memasarkan produk secara offline, Ani Wijaya menambahkan bahwa Pemkot Mojokerto juga telah bekerjasama dengan beberapa market place untuk mendampingi calon wirausahawan memasarkan produknya secara online.

Diketahui Inkubasi Wirausaha di bidang sablon dan printing ini diikuti oleh 160 peserta yang dibagi menjadi beberapa gelombang, serta menghadirkan Narasumber dari "Semut Geni Konveksi".  (dit)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: