PERUMDAM “MAJATIRTA” KOTA MOJOKERTO, PASANG BARU GRATIS CUKUP BAYAR DENGAN DO’A

gambar utama
Iewan Prasetya - Direktur Perumdam Majatirta Kota Mojokerto-dok
Mojokerto – GEMA MEDIA : Untuk meringankan beban masyarakat pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini, Perusahaan  Umum Daerah Air Minum (Perumdam) “Majatirta” kota Mojokerto memberikan pelayanan gratis 10 m3 bagi warga yang pasang baru.  Untuk pasang baru gratis ini warga cukup menyerahkan foto copy masing-masing 1 lembar  dokumen KTP, KK, rekening listrik, PBB dan materai 10 ribu,  dan diserahkan ke Kantor Perumdam Majatirta Jl. Pahlawan No. 40 Mojokerto.

Direktur Perumdam Kota Mojokerto Iewan Prasetya menjelaskan, pasang gratis ini atas bantuan dari Dana Alokasi khusus (DAK) melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Kota Mojokerto dari Kementerian PUPR tahun 2021. Warga cukup bayar dengan do’a saja dan ditulis di kertas dikirim ke Perumdam langsung atau melalui what’s app center di 081331443339.

Direktur Perumdam Majatirta sedang uji coba air kran IPA wates dengan Prof Wahyono Hadi guru besar teknik lingkungan ITS-dok


“Saya serius ini pasang baru gratis dan tiga bulan kemudian baru bayar iuran bulanan, warga cukup menuliskan do’a yang baik untuk Kota Mojokerto, utamanya segera bebas dari pandemi covid-19” tegas Direktur.

Selain itu lanjutnya, Perumdam juga membebaskan denda bagi pelanggan yang mempunyai tunggakan pembayaran pemakaian bulanan (rekening air). Bahkan, bisa diangsur untuk pembayaran tunggakan.

Menurut Iewan, masyarakat tidak perlu kawatir kualitas baku mutu air Perumdam Majatirta, karena setiap 2 jam ada control oleh petugas pada Instalasi Pengolaan Air (IPA) yang ada di daerah Wates.  Namun demikian untuk konsumsi air minum disarankan tetap direbus dahulu. “kalau hasil pengolahan di IPA siap dikonsumsi sebagai air minum walau tanpa direbus” sambungnya.

Direktur Perumdam saat diskusi dengan tukang waktu pemasangan pompa distribusi di IPA wates-dok


Berdasarkan data yang ada di Perumdam Majatirta, jumlah warga Kota Mojokerto yang menggunankan layanan air minum baru mencapai kurang lebih 17 %  sambungan rumah tangga (SR), dan setiap SR melayani 3,4 jiwa.

Idialnya semua warga Kota Mojokerto  bisa akses air Perumdam, sesuai dengan ketentuan Kemendagri dan KemenPUPR dalam program Sustainable Development Goals (SDGs). “Setiap warga mempunyai hak akses menikmati air bersih. Sedangkan penggunaan air sumur selama ini dikawatirkan masih ada kandungan bacteri e-coli, besi dan mangan yang bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan manusia” sambungnya.

Melalui media ini Iewan berharap, warga Kota Mojokerto dapat memanfaatkan pelayanan sambung gratis dan hanya dengan bayar do’a, pungkasnya. (an)

 

 
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: