TENAGA KESEHATAN KOTA MOJOKERTO MULAI DIVAKSIN DOSIS KETIGA
Mojokerto – GEMA MEDIA : Kota Mojokerto hari ini mulai menggelar vaksinasi covid-19 dosis ketiga dengan sasaran para tenaga Kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan covid-19. Upaya ini sebagai langkah untuk memberikan kekuatan pada tenaga Kesehatan agar memiliki antibodi yang lebih kuat sekaligus upaya pencegahan agar nakes tidak mudah terpapar covid-19.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Mojokerto Jl. Gajah Mada, No. 145.
“Mulai besok akan berjalan dosis ketiga bagi nakes, sehingga sesuai dengan jadwal yang telah kita tentukan 2 minggu kedepan kita bisa menyelesaikan total 2.520 dosis dari sasaran 3.208 orang” ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, Senin (9/8/2021).
Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga bagi nakes akan dilaksanakan di faskes masing – masing dengan jenis vaksin moderna. Selain vaksinasi dosis ketiga bagi nakes, Kota Mojokerto juga terus melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum, anak- anak maupun disabilitas agar segera mencapai kekebalan komunal.
Meskipun capaian vaksinasi di Kota Mojokerto telah melampui target “Herd Immunity”, namun tidak serta merta mampu menurunkan level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Kota Mojokerto yang telah ditetapkan oleh satgas covid pusat, hal ini dikarenakan didalam 6 indikator PPKM tidak terdapat indikator capaian vaksinasi.
“Karena faktanya didalam penentuan level PPKM 1 - 4 itu tidak ada satu pun yang memasukan indikator terkait vaksin, dimana 6 indikator yang sudah ditentukan oleh satgas covid pusat, yang pertama adalah kasus baru, rawat inap, kematian, testing, bor, dan yang ke enam tracing, nah jadi dari 6 indikator ini sama sekali tidak ada unsur vaksin” jelas Ning Ita.
Namun ia berharap,ketika capaian vaksinasi Kota Mojokerto sudah maksimal ,akan ada reward serta menjadi bahan pertimbangan untuk bisa diberikan kelonggaran PPKM bagi kota Mojokerto. (dit/an)
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Mojokerto Jl. Gajah Mada, No. 145.
“Mulai besok akan berjalan dosis ketiga bagi nakes, sehingga sesuai dengan jadwal yang telah kita tentukan 2 minggu kedepan kita bisa menyelesaikan total 2.520 dosis dari sasaran 3.208 orang” ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, Senin (9/8/2021).
Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga bagi nakes akan dilaksanakan di faskes masing – masing dengan jenis vaksin moderna. Selain vaksinasi dosis ketiga bagi nakes, Kota Mojokerto juga terus melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum, anak- anak maupun disabilitas agar segera mencapai kekebalan komunal.
Meskipun capaian vaksinasi di Kota Mojokerto telah melampui target “Herd Immunity”, namun tidak serta merta mampu menurunkan level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Kota Mojokerto yang telah ditetapkan oleh satgas covid pusat, hal ini dikarenakan didalam 6 indikator PPKM tidak terdapat indikator capaian vaksinasi.
“Karena faktanya didalam penentuan level PPKM 1 - 4 itu tidak ada satu pun yang memasukan indikator terkait vaksin, dimana 6 indikator yang sudah ditentukan oleh satgas covid pusat, yang pertama adalah kasus baru, rawat inap, kematian, testing, bor, dan yang ke enam tracing, nah jadi dari 6 indikator ini sama sekali tidak ada unsur vaksin” jelas Ning Ita.
Namun ia berharap,ketika capaian vaksinasi Kota Mojokerto sudah maksimal ,akan ada reward serta menjadi bahan pertimbangan untuk bisa diberikan kelonggaran PPKM bagi kota Mojokerto. (dit/an)

