FGD Polresta, Bahas Optimalisasi Peran Da’i Kamtibmas dan DMI dalam mencegah penyebaran covid -19

gambar utama
Kapolresta Mojokerto dn ketua MUI Kota Mojokerto-an
Mojokerto-GEMA MEDIA : Manusia di era digital seperti sekarang ini tidak mengenal batas negara, terlebih lagi sudah memasuki era industry 4.O. Pada era ini nyaris tidak ada rahasia – rahasia lagi karena Negara maju yang sudah beralih ke 5.O yang bisa melihat kondisi Negara lain. Konsekwensinya adalah ada kebijakan-kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan pro-rakyat.
Demikian disampaikan Kapolres Mojokerto Kota Rofiq Ripto Himawan saat memberikan sambutan dalam agenda Fokus Group Discussion (FGD) bertempat di Pendopo Sabha Krida Tama Rumah Rakyat Kota Mojokerto, rabu 7/7/2021.

FGD Polresta bahas optimalisasi peran Da'i Kamtibmas dan DMI-AN


FGD yang diikuti oleh pengurus Dewan Masjid (DMI) Kabupaten dan Kota serta Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) , para Da’i Kamtibmas membahas tentang Optimalisasi peran Da’i Kamtibmas, dan Dewan Masjid Indonesia dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid-19 di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Negara-Negara di dunia lanjutnya, menilai Indonesia adalah Negara yang sangat strategis, karena perdagangan lewat jalur manapun bisa bukan hanya lewat jalur laut dan udara namun juga bisa lewat darat, selain itu jumlahpenduduk Indonesia yang sangat banyak.

Pada kesempatan tersebut Kapolresta berpesan kepada para orantua agar lebih waspada memantau anak-anak saat mengunakan smartphone. “dampak daring tidak menutup kemungkinan anak-anak membuka konten-konten porno yang tanpa sengaja. Oleh karena itu kita harus mampu membuka pin/parword baik itu what’sapp, face book, email, twiter dan lainnya. Sehingga kita bisa mengetahui pesan apa saja yang dilakukan oleh anak- anak kita” terangnya.

Ceremonial FGD Polres Mojokerto Kota-an


Dalam FGD kali ini menghadirkan narasumber Ketua MUI Kota Mojokerto KH. Rof’i Ismail. Terkait dengan wabah covid-19. Gus Rofi’i panggilan akrabnya menjelaskan, sesungguhnya wabah itu sudah ada sebelum jamannya Nabi Muhamad SAW bahkan sebelum jamannya Nnabi Isa AS. “Dalam surat Al Baqoroh ayat 243, yang artinya tidakkah kamu melihat mereka yang keluar dari desanya karena terjadi penyakit menular. Karena terjadi wabah, maka tidak boleh keluar dan yang diluar tidak bolah masuk” ucapnya.

Kalau diaplikasikan seperti sekarang ini, adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PKM Mikro sebelumnya. “ Percaya takdir harus, namun ikhtiar tetap harus kita lakukan. Larilah kamu seperti kamu dikejar harimau” lanjutnya. (an)
Bagikan berita ini:

Berita Terkait: