Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, memberikan Piagam sebagai Narasumber pada Ulin Yusro. Senin (29/11). Foto-Fauzan

Mojokerto – Gemamedia – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyadari betapa peran pemuda sangat dibutuhkan dalam membangun Kota Mojokerto. Tidak perlu menunggu bergabung ke dalam pemerintahan, salah satunya, pemuda dapat mengerahkan kreativitasnya dalam pemanfaatan sosial media.

“Kami ajak pemuda bersama-sama membangun Kota Mojokerto. Misalnya, jago fotografi. Adik-adik bisa bantu viralkan spot-spot di Kota Mojokerto. Nanti makin banyak pengunjung ke kota kita. Nah, ini kan membantu perekonomian masyarakat juga”, terang sosok yang akrab disapa Ning Ita, Senin malam (29/11/2021).

Wali Kota Mojokerto saat membuka dan memberikan arahan saat dialog interaktif dengan Karang Taruna Kecamatan Kranggan. Foto-Fauzan,

Sehingga, untuk bisa memanfaatkan media digital secara tepat, Pemkot Mojokerto juga tidak luput dalam upaya peningkatan kapasitas SDM dalam hal tersebut. Salah satunya dengan menghadirkan Ulin Ni’am Yusron, sosok penting dalam pemenangan Jokowi via dunia maya.

Di hadapan ratusan pemuda Karang Taruna dari tiga kecamatan di Kota Mojokerto, Ulin mengajak para pemuda untuk bijak menggunakan media sosial.

“Dari pada nyebarkan kebencian, hoax. Mending bikin konten yang manfaat. Coba, cari hal yang menarik. Nggak perlu ndakik-ndakik (sok cerdas, red). Banyak kisah di dekat kita yang layak disebarluaskan”, ujar sosok yang kini tengah menempuh pendidikan doktoral di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Ia bahkan juga menekankan bahwa Kota Mojokerto memiliki beragam potensi yang bisa digali sebagai bahan konten. Terlebih perihal sejarah dan budaya terkait Majapahit.

“Kalian harusnya bangga dan PD jadi orang Mojokerto. Dekat dengan alam, sejarah, budaya, keberagaman. Itu semua konten,” ungkap Ulin.

Lebih lanjut, selain menciptakan konten, peserta Katar juga diajak untuk aktif menangkal berita hoax. Sebab belakangan tidak sedikit berita yang tidak tepat terkait Pemkot Mojokerto.

“Banyak program-program baik yang penting dan bermanfaat bagi masyarakat. Tapi sayangnya banyak pihak yang membelokkan fakta yang ada. Jadinya yang rugi masyarakat sendiri”, ungkap Ning Ita.

Karang Taruna Kecamatan Kranggan bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Foto-Fauzan.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto tersebut diikuti dengan penuh antusiasme dari para peserta. Selain penyampaian materi diskusi dan tanya-jawab, juga terdapat live music dan pembagian sejumlah hadiah menarik bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan langsung dari Ning Ita.

Sebagai informasi, pelaksanaan dialog interaktif yang dihadiri 109 katar dari Kecamatan Kranggan pada Senin malam (29/11) merupakan penutup dari acara yang ada. Sebelumnya telah digelar forum yang sama, pada Jumat malam (26/11) bagi Katar Kecamatan Magersari, dan Minggu pagi (28/11) bagi Katar Kecamatan Prajurit Kulon. (EL/Jen)

Print Friendly, PDF & Email