dari kanan : Kabag Pemerintahan, Asisten,Walikota, Sekdakot dan Narsumber-jen

Kota Mojokerto-GEMA MEDIA : Demi tercapainya efisiensi dan efektivitas dalam melakukan kerjasama baik dengan sesama unsur pemerintah maupun swasta, Pemkot Mojokerto mengadakan Sosialisasi Perencanaan Kerjasama Daerah, Rabu (24/11/2021). Muara dari diadakannya kegiatan tersebut adalah agar pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kerjasama antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak ketiga tentu harus dilakukan dengan efisien dan efektif agar dapat memaksimalkan pelayanan publik. Yang mana itu artinya juga upaya menyejahterakan publik”, ujar Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Peserta sosialisasi dari perwakilan OPD-jen

Untuk mencapai hal tersebut, kerjasama yang dilakukan, harus mempertimbangkan tata cara yang telah ditetapkan. Salah satunya yaitu harus sesuai dengan regulasi Permendagri No. 22 tahun 2020.

Pada kegiatan yang difasilitasi oleh Bagian Pemerintahan kali ini, pembahasan difokuskan terkait kerjasama dengan Pemkab Mojokerto. Utamanya mengenai batas wilayah dan urusan pelayanan bagi publik di wilayah perbatasan kedua daerah.

Diketahui, tidak sedikit titik koordinat wilayah yang telah ditetapkan Mendagri yang tidak sesuai. Ada wilayah titik koordinat yang sebenarnya masuk kota tapi nyatanya masuk ke kabupaten, begitu pula sebaliknya. Hal tersebut tentu saja akan berimplikasi pada banyak hal bagi masyarakat, salah satunya ketika mengurus perijinan.

Walikota Mojokerto saat memberikan sambutan-jen

“Sehingga perlu ada solusi jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. Yang maksud utamanya, memberi kemudahan bagi masyarakat”, ujar Ning Ita.

Sosialisasi yang berlangsung di Sabha  Mandala Tama Pemkot Mojokerto kali ini menghadirkan narasumber dari Bagian Kerjasama Biro Pemerintahan dan Otoda Provinsi Jawa Timur, Tri Joko Sumitro, dengan peserta dari seluruh OPD di lingkungan Kota Mojokerto.

Sebagai pungkasan, Ning Ita mengharapkan agar kedepannya berbagai bentuk kerjasama yang hendak dilakukan terlebih dahulu direncanakan dengan betul. Sehingga kerjasama tidak dimaknai sekadar kesepakatan di atas kertas. Tapi hal yang lebih substansi, yakni demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto. (EL/an)

 

 

Print Friendly, PDF & Email