DinsosP3A gelar penguatan kelembagaan bagi tim driver PUG-dok

Kota Mojokerto-GEMA MEDIA : Pengarusutamaan gender (PUG) merupakan sebuah proses yang dijalankan untuk menggiring aspek-aspek yang sebelumnya dianggap tidak penting atau bersifat marjinal ke dalam putaran pengambilan keputusan dan pengelolaan aktivitas utama kelembagaan dan program kerja.

PUG atau disebut Kesetaraan Gender adalah suatu upaya agar Gender (baik laki-laki, perempuan, kaum Disabilitas, anak-anak, Difable dan kaum rentan lainnya) mendapatkan akses, kesempatan dapat berpartisipasi,  dan menerima manfaat dalam setiap aspek pembangunan.

Pengarusutamaan gender merupakan rangkaian strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam pengembangan institusi, kebijakan dan program kerja, termasuk di dalamnya disain dan pelaksanaan kebijakan, program, monitoring, dan evaluasi, serta dalam kerjasama dengan pihak luar dan atau pihak eksternal.

para tim driver PUG sedang mengikuti paparan dari 3 Narasumber-jen

Untuk ini Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Mokjokerto, terus optimalkan pembangunan berbasis gender pada setiap OPD.  Sebagai bentuk komitmen, Pemkot telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender.

Karnadi, s.Sos,MM Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Pada Dinsos P3A Kota Mojokerto menyampaikan, indeks Pembangunan Gender di kota Mojokerto menunjukkan tren kenaikan IDG tahun 2019 (71,51) tahun 2020 ( 81,99). Sedangkan IPG tahun 2019 (93,18)tahun 2020 (93,26) ini berarti kesetaraan gender di kota Mojokerto sangat bagus  dan kesenjangan  antara laki-laki dan perempuan tidak terlalu besar.

 

Namun demikian masih perlu dioptimalkan utamanya pada penyusunan dokumen Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG)  pada masing-masing OPD.

Untuk ini DinsosP3A telah menggelar penguatan kelembagaan bagi tim driver, kamis 18/11/2021 bertempat di aula DinsosP3A.

Pada forum tersebut telah menghdirkan 3 narasumber dari Provinsi Jawa Timur yakni Asri Prasastiana, S.Sos auditor dari Inspektorat, Eny Hartuti,SH,MM Perencana Ahli Madya dari Bappeda, dan One Widyawati, SKM, M.Kes Kepala Bidang Kesetaraan gender pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan.

Ditambahkan oleh Sri Utami,A.Md.Keb Kasi.PUG dan Perlindungan Anak menyampaikan, dengan penguatan kelembagaan bagi tim driver PUG ini adalah untuk meningkatkan koordinasi, fungsi dan peran anggota tim driver dalam melaksanakan PUG.

Seperti diketahui, tim driver PUG terdiri dari Bappedalitbang selaku ketua pokja, DinsosP3A selaku sekretaris dan anggota yaitu Inspektorat dan BPKPD. Tim driver  mempunyai tugas antara lain meneliti pelaksanaan perencanaan penganggaran responsif gender (PPRG) dalam penyusunan anggaran. (an)

 

Print Friendly, PDF & Email