Para tukang becak yang mengikuti sosialisasi pencegahan peredaran cukai ilegal-prokopim

Kota Mojokerto – Gema Media ; Tidak bisa dipungkiri jika peredaran rokok ilegal masih marak dijumpai di tengah masyarakat. Termasuk salah satunya, di antara kalangan para tukang becak di Kota Mojokerto. Sebagaimana pengakuan salah satu tukang becak, Budi Santoso, saat ditanya perihal peredaran rokok ilegal di sekitanya.

“Iya, masih ada teman-teman tukang becak lain yang membeli rokok ilegal”, ujarnya saat ditemui sebelum acara sosialisai “Pemberantasan Rokok Ilegal” bagi tukang becak, di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk, No. 50 Kota Mojokerto, Selasa pagi (15/11/2021).

dari kiri : KadinsosP3A , Walikota dan Narasumber-prokopim

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, selain mengenai preferensi cita rasa, harga yang cenderung lebih murah juga menjadi alasan mengapa sejumlah rekannya masih membeli rokok ilegal.

Menyadari fenomena tersebut, pemerintah Kota Mojokerto tidak lelah untuk memberikan edukasi perihal urgensi memerangi peredaran rokok ilegal kepada seluruh elemen masyarakat. Salah satunya kepada tukang becak se Kota Mojokerto, yang sebagian besar merupakan perokok aktif.

Narasumber dari Kantor Pengawasan dan pelayanan Bea cukai Sidoarjo-prokopim

Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Kota Mojokerto, sosialisasi tersebut diberikan kepada sekitar lima ratus tukang becak secara bertahap selama enam hari.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang turut hadir membuka acara tersebut, juga menekankan besarnya kontribusi cukai rokok legal bagi masyarakat Kota Mojokerto.

“Pajak atau cukai ini dibuat untuk membayar jaminan kesehatan warga Kota Mojokerto. Sehingga hampir seluruh warga Kota Mojokerto, tepatnya 99,14 persen, sudah mendapat jaminan kesehatan gratis”, tegas sosok yang akrab disapa Ning Ita.

Pada hari terakhir rangkaian sosialisai rokok ilegal kali ini, Choirul Anwar Kepala DinsospP3A juga turut hadir mendampingi Ning Ita. Sementara sebagai narasumber, DinsospP3A mengundang Yulafreean Dwiandianto Pengawas dari Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo. (EL)

Print Friendly, PDF & Email