Ketua BAPEMPERDA DPRD Kota Mojokerto, Deny Novianto membacakan 3 Raperda (Rancangan peraturan daerah) Inisiatif DPRD Tahun 2021, Senin pagi (15/11/2021) di ruang Rapat DPRD Kota Mojokerto. (Foto-Jendoel)

Kota Mojokerto- Gema Media – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menghadiri
Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Pimpinan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD atas 3 Raperda (Rancangan peraturan daerah) Inisiatif DPRD Tahun 2021, Senin pagi (15/11/2021).

Pada forum yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Mojokerto tersebut, dipaparkan Raperda inisiatif DPRD Kota Mojokerto, yaitu yang meliputi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), penyelenggaraan penanggulangan bencana, serta penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (pkl).

Penyusunan Raperda tersebut ditujukan untuk meningkatkan kinerja pembentukan perda pemerintah daerah yang tertuang di dalam program pembentukan peraturan daerah (propremperda) Kota Mojokerto tahun 2021. Selain itu, ketiga hal tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya misi pembangunan Kota Mojokerto, sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2018-2023.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mojokerto saat Sidang Paripurna Penyampaian Penjelasan Pimpinan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD atas 3 Raperda (Rancangan peraturan daerah) Inisiatif DPRD Tahun 2021. (Foto-Jendoel)

Perlu diketahui bahwa dalam perumusan ketiga raperda tadi, Bapemperda telah berkoordinasi dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, perangkat daerah, serta stakeholder terkait di lingkungan Pemkot Mojokerto dan tidak  lepas dari pertimbangan aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis.

Lebih lanjut, didapati bahwa raperda tentang SPBE terdiri dari XII Bab dan 60 Pasal. Sementara terkait penyelenggaraan penanggulan bencana, dihasilkan raperda sebanyak XII Bab dan 109 Pasal, serta raperda mengenai penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (pkl) sebanyak XVII Bab dan 51 Pasal.

Wali Kora Mojokerto Ika Puspitasari (Kiri), Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto (kanan). (Foto-Jendoel)

Perihal di atas disampaikan langsung oleh Ketua Bapemperda DPRD Kota Mojokerto, Deny Novianto. Pada forum yang terbuka untuk umum tersebut, selain Wali Kota, DPRD juga turut mengundang anggota Forkopimda, sekda, asisten sekda, staf ahli, dan para kepala OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto, serta camat dan lurah Se Kota Mojokerto. (EL/Jen)

Print Friendly, PDF & Email