UPZ Kid's MI Nurul Huda dalam Jumat Barokah bersama Walikota Mojokerto-zan

Kota Mojokerto-GEMA MEDIA : Setelah berhasil bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto, kini giliran Walikota ajak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto bentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kids.

“Selanjutnya kami akan menugaskan Dinas Dikbud untuk mengkoordinir terbentuknya UPZ Kids di seluruh lembaga dibawah Dinas Dikbud,” ujar Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Perlu diketahui, UPZ Kids merupakan program kerjasama Pemerintah Kota Mojokerto dengan Baznas Kota Mojokerto. Sebagai permulaan, UPZ Kids melibatkan siswa tingkat MI dibawah Kementerian Agama Kota Mojokerto.

Pasca diluncurkan pada awal Oktober lalu, Ning Ita untuk pertama kalinya bersama perwakilan UPZ Kids menyerahkan donasi yang telah terkumpul, pada kegiatan Jumat Barokah, Jumat pagi (5/11/2021).

Ning Ita disambut Hangat oleh para lansia di Kelurahan Pulorejo-zan

Pada kesempatan yang dilaksanakan di Kelurahan Pulorejo tersebut, perwakilan UPZ Kids dari MI Nurul Huda 1 dan 2 Kota Mojokerto diajak mengunjungi Riski, anak berusia 9 tahun penderita hidrosefalus.

“Saya senang bisa ikut”, ungkap Alta, siswi kelas 3 MI Nurul Huda 1, saat diwawancara selepas acara. Selain itu, para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengaku merasa lebih bersyukur atas kondisi mereka, dan siap untuk menjalankan program secara berkelanjutan.

Turut berbagi UPZ Kid’s MI Nurul Huda dalam Jumat Barokah-zan

Sehingga wajar apabila respon baik serta kebermanfaatan dari kegiatan tersebut, lantas membuat Ning Ita maupun Baznas Kota Mojokerto berniat turut melibatkan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

Secara terpisah, Amin Wachid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto mengaku siap. Saat ditanya lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan mengundang pihak Baznas serta sejumlah kepala sekolah tingkat SD dan SMP untuk membahas program tersebut. (El/an)

 

 

Print Friendly, PDF & Email