Kepala Kemenag menyerahkan SK UPZ Kisd's dan Ketua Baznas menyerahkan kaleng dan pin untuk UPZ Kid's-an

Kota Mojokerto-GEMA MEDIA: Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto merupakan Baznas yang pertama memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kid’s di sekolah. UPZ tingkat anak ini bakal jadi pioner bagi Baznas se-Indonesia. Ungkap Dr.Drs.KH.Husnul Khuluq wakil ketua 4 Baznas Provinsi Jawa Timur. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan UPZ Kid’s tingkat RA/MI/M.Ts se-Kota Mojokerto di halaman MI Nurul Huda 2 Jl.Raya Surodinawan Mojokerto, Rabu 3/11/2021.

Menurutnya, segala sesuatu yang dikenalkan sejak anak-nak sulit untuk dilupakan. Belajar diwaktu kecil ibarat melukis diatas batu, tidak akan mudah hilang dan tahan lama. “Maka segala kebaikan atau sebaliknya yang diberikan kepada anak-anak maka sulit selalu berkesan” tegasnya.

foto bersama anak-anak MI Nurul Huda 2 dan Ketua Baznas Kota Mojokerto, Wakil ketua 4 Bazns Provinsi Jawa Timur, Kepala Kemenag,Manajer area Bank Syariah Indonesia, dan  BPJS Ketenagakerjaan Kepala kantor Cabang Mojokerto-an

Menjadi penggagas kebaikan atau pioner dalam mensosialisasikan edukasi zakat kepada anak-anak itu berat, namun agama menjamin siapa yang menggagas kebaikan, maka Allah akan menggantikannya kepada seluruh pengikutnya tapa dikurangi sedikitpun pada orang-orang tersebut.

Lantas Ia menjelaskan ada  4 hal yang perlu diperhartikan dalam mengelola Baznas, yaitu penguatan Sumber Daya Manusia, Insftrastrukur, tata kelola , sosialisasi.

Ditambahkan oleh Dwi Hariadi, SE Ketua Baznas Kota Mojokerto, untuk tahap pertama ini sebanyak 20 UPZ Kid’s tingkat RA/MI/M.Ts dibawah  naungan Kementerian Agama Kota Mojokerto. Tujuan dibentuknya UPZ Kid’s ini untuk mendidik anak-anak sejak dini agar saling asah, asih dan asuh, ketika sudah dewasa akan mendapatkan pembelajaran yang berharga.

Kemudian Dwi lantas menceritakan ide membentuk UPZ Kid’s ini bermula banyaknya surat permohonan bantuan dari orang tua untuk anak-anak, baik Yatim, Duafa maupun permasalahan sosial yang lain. Akhirnya lahirlah gagasan untuk membentuk UPZ Kid’s berkat dukungan semua pihak.

“Dalam setiap permasalahan kami selalu berkoordinasi dengan Ibu Walikota dan Bapak Kepala Kemenag. Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak, termasuk bapak Ibu kepala sekolah” tuturnya.

Oleh karena itu, kini Baznas dapat meningkatkan pendapatan dari semula  berkisar 90 juta rupiah /bulan, kini sudah meningkat menjadi kisaran 160 juta rupiah/bulan.

anak-anak MI Nurul Huda 1 akan melakukan testimony pungutan sedekah bagi tamu undangan-an
Relawan Baznas saat menyanyikan Mars Baznas Kota Mojokerto-an

Bahkan beberapa perusahaan yang notabene non muslim juga bersedia menjadi UPZ, dan pentasyafurannyapun tidak membedakan anak Yatim muslim maupun non muslim, karena ini adalah sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

Program lain yang dilaksanakan oleh Baznas Kota Mojokerto adalah pelayanan kesehatan berupa Fisioterapi bagi lansia atau penderita strok. Teknisnya mendatangai warga yang sakit untuk dilakukan fisiorapi gratis. Untuk ini Baznas telah merekrut 4 relawan sarjana fisioterapi lulusan Unair dan 1 master fisioterapy lulusan MAHSA university.

UPZ Kid’s ini juga mendapat apresiasi dari Mokhamad Zaini Kepala Kemenag Kota Mojokerto yang hadir  pada kesempatan tersebut.  Inovasi yang digagas oleh Baznas ini, Ia berharap dapat didukung oleh semua pihak utamanya dibawa jajaran Kemenag Kota Mojokerto.

“kegiatan yang baik ini mari kita dukung dengan niat yang tulus, sesungguhnya ini adalah pembelajaran kepada anak-anak kita”ujarnya. Zakat,Infaq dan Sodaqoh ini lanjutnya, harus dimulai dari yang atas, sebagai tauladan. Tidak bisa pergerakan itu apa kata anak-anak, harus diberikan contoh bahkan perintah.

“Sinergi  antara Kemenag dengan Baznas ini  bukan hanya persoalan di Madrasah, tetapi persoalan di Kemasjidanpun Baznas sudah kerjasama. Semoga Baznas Kota Mojokerto akan semakin maju dan menjadi percontohan bagi Baznas di tingkat Provinsi maupun Nasional” pungkasnya.

Pada akhir acara disampaikan testimony oleh anak-anak MI Nurul Huda 1, dan penyerahan SK. UPZ Kid’s dan penyematan pin serta pembagian kaleng oleh ketua Baznas Kota Mojokerto yang didampingi oleh Kepala Kemenag, wakil ketua 4 Baznas Provinsi Jawa Timur, BPJS Ketenagakerjaan Kepala Kantor Cabang Mojokerto dan Manajer area Bank Syariah Indonesia sebagai mitra kerja.(an)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email